Tampilkan postingan dengan label AKCHI. Tampilkan semua postingan

Bangun Pagi Dulu VS Bangun Pagi Sekarang

  Nikmatnya tidur tiada tara, apalagi kalau saat badan ini sudah sangat lelah bekerja seharian atau melakukkan aktivitas fisik dan pikiran s...

 



Nikmatnya tidur tiada tara, apalagi kalau saat badan ini sudah sangat lelah bekerja seharian atau melakukkan aktivitas fisik dan pikiran sudah mumet, maka tidur adalah obat istirahat yang paling manjur. Tidur di hari libur juga sangat menyenangkan bagi sebagian besar orang termasuk aku. Senang sekali rasanya tidur di hari libur tanpa melakukakn rutinitas pekerjaan biasanya. karna pada hari-hari padat bekerja itu dituntut untuk bangun lebih pagi untuk masuk kerja agar tidak terlambat. Maka diharuskan untuk bangun pagi walaupun pikiran ini selalu ya Allah ya Allah, hanya diwaktu libur lah ibaratnya bisa tidur dengan tenang tanpa memikirkan paginya harus siap-siap masuk kerja. Lagi-lagi ini adalah pilihan masing-masing individu ya. Bebas sih ya sebenarnya mau bangun pagi lebih awal ataupun bangun pagi nya lambat. Tergantung pola tidurnya dan pekerjaanya ya. Ada pekerjaan yang mengharuskan bekerja malam sampai pagi, maka pola tidurnya pun berubah.

Nah aku ini termasuk orang yang susah juga bangun pagi lebih awal, karena keseringan bergadang, walaupun misalnya tidak bergadang tetap susah bangun paginya, apalagi kalau bergadang ya bablaslah paginya. Iya aku tau banget ini adalah kebiasaan yang sangat buruk ya. Sudahlah tidurnya tidak berkualitas. Menurut penelitian kita itu dianjurkan untuk tidur selama 8 jam perhari itu idealnya. Nah bayangkan saja jika kita bergadang cuma scroll tiktok ig bolak balik (ini aku banget sih). Iya aku tau kadang ada sih sedikit manfaat yang di dapatkan scroll tiktok dan ig namun lebih banyak mudaratnya gak sih kalau kelamaan sampai bergadang karna biasanya kita sudah dapat manfaatnya ini tapi otak kita selalu menginstruksikan untuk lanjut mencari hiburan lainnya yang mana itu tidak ada habisnya.

Kegiatan scroll ini dilakukan sebagian besar orang untuk pengantar tidur dan justru itu akan membuat mata kita semakin menyala karena paparan dari sinar biru layar ponsel membuat tersebut dan berujung gagal tidur. Sinar biru ini menghambat produksi hormon melantonin, yang mengatur siklus tidur kita.

Kita sebagai umat muslim beragama tentunya ini adalah hal yang dicontohkan oleh Rasullah dan beliau sangat menganjurkan umatnya untuk bangun lebih awal karena apa?, karena kita sebagai umat muslim harus melakukan sholat wajib subuh di waktu terbatas itu. Maka kita dianjurkan untuk bangun pagi-pagi. Kita tahu kewajiban kita harus sholat subuh tepat waktu, namun godaanya sangatlah besar, di waktu enak-enaknya tidur tapi harus bangun untuk sholat. meskipun orangnya beragama tapi tidak tau tujuan hidupnya untuk apa dia beragama  maka dia akan menyepelekan bangun pagi untuk sholat subuh ini, dan itu termasuk aku dulunya astagfirullah… . Sekarang sedikit demi sedikit berbenah dan bertekad untuk tidak lagi melakukan hal seperti itu. Mulai dari mengatur pola tidur dengan baik dan melakukan habbit baru yaitu jogging di waktu yang sangat pagi. Ini menurut pengalamanku sangat ngaruh banget buat memperbaiki pola tidur yang kacau balau itu dan membuat kita semakin teratur juga bangun paginya karena ada tujuan untuk apa kita harus bangun pagi selain kewajiban sholat subuh. Ini rutinitas yang kulakukan beberapa bulan belakangan ini. dan efeknya luar bisa

Aku mulai paham sekarang kenapa orang-orang tidak bisa bangun pagi ya mungkin beberapa orang merasa tidak adanya tujuan yang mengaharuskan mereka untuk bangun pagi lebih awal. Walaupun misalnya bangun pagi buat sholat subuh  sebentar habis itu lanjut lagi tidur. Sholat itu memang kewajiban yang harus dilakukan namun tidur setelah sholat itu malah tidak baik untuk kesehatan tubuh yang sudah banyak penelitiannya tapi lagi-lagi beberapa manusia ini selalu mengelak akan hal itu, tetep aja kebiasaan itu dipelihara (menunjuk diri sendiri).

Dulu rasanya berat banget bangun pagi-pagi di hari libur sampai aku merasa kayak rugi dong, ini kan hari libur buat apa bangun pagi-pagi,begitu pemikiran bodohku dulu. Beda halnya dengan sekarang yang sudah otomatis alaramnya dari tubuh sendiri bisa kok bangun pagi lebih awal karena ya balik lagi ada tujuannya untuk jogging, dan kenapa jogging ya untuk sehat. Sehat biar apa ? ya biar tidak sakit-sakitan  dan sehat itu adalah hak tubuh kita yang harus kita jaga kesehatannya dengan penuh syukur.

Semoga kita semua bisa konsisten mengikhtiarkan hidup sehat itu sampai tua ya.

Oke deh sekian terima gaji.

Terimakasih sudah meluangkan waktu walau hanya sekedar berkunjung atau baca kesini, bisalah… komen di bawah ya versi sehat apa yang kalian usahakan sekarang.

Biar ada obroalan aja nih blog wkwk, sudah banyak sarang laba-labanya nich.

 

 

 


Kalau Gak Mulai Gak Bakalan Mulai

Beberapa bulan terakhir ini aku lagi rajin-rajinnya memulai kegiatan baru. Rasanya senang sekali setiap melakukannya, tapi masih ada berasa ...

Beberapa bulan terakhir ini aku lagi rajin-rajinnya memulai kegiatan baru. Rasanya senang sekali setiap melakukannya, tapi masih ada berasa sedikit aneh sih, seperti merasa diliatin orang terus, ya iyakan orang pakai mata jadi ya melihatlah, ini hanya sekelumit pikiranku saja setiap memulai lari ataupun jogging. kadang juga mikir, kok bisa ya aku bangun pagi habis itu jalan, badan ini rasanya otomatis aja pengen ngelakuin habbit itu terus menerus, biasanya aku sangat mageran orangnya selalu ingin di rumah aja gak mau keluar kecuali ada hal yang sangat begitu penting untuk keluar rumah seperti ketemuan sama teman gitu atau diajak emak ke pasar. masih dalam fase kaget aja sama diri sendiri kok bisa ya?!.

pada akhirnya mulai challange diri untuk bisa pergi olahraga jalan dan lari pagi, walaupun masih belum konsisten setiap hari, kulakukan setiap minggu harus ada, setidaknya satu atau tiga kali dalam seminggu, harus ada melakukan kegiatan ini.

aku lebih memilih lari atau jalan pagi ketimbang sore karna menurutku udara pagi hari itu bagaikan therapy enak,sejuk, dan lapang rasanya saat menghirup udaranya masuk ke paru-paru. kalau sore itu terik dan polusi udaranya luar biasa jelek. Jadi kurang suka kalau sore hari buat olahraga.

Sebenarnya ya kalau kita itu punya tekad yang kuat dan triggernya apa? pasti bisa dilakuin sih. Kalau dipikir-pikir lagi kok bisa ya. keinginan untuk lari ini sebenarnya trigernya adalah ingin hidup lebih sehat, yang mana selama 4 tahun bekerja ini aku selalu merasa tidak semangat kadang sakit dan lain-lain kerap kali menimpa berasa udah jompo banget diri ini. Akhirnya ku putuskan untuk mencoba olahraga jogging dan lari ini. menurutku ini olahraga yang mudah untuk dilakukan.

selain itu juga aku sering lihat ig story ade tingkatku yang sudah mulai duluan olahraga ini, jadi semakin ke paculah ingin juga melakukkannya. luar bisanya doi itu bisa loh doi menyempatkan jogging di sela kesibukan kerja dia. itu kereen banget sih. kalau kata doi lakuin aja dulu kak sebagai rutinitas jangan ngejar target berapa kilo gitu katanya. ya sudah akhirnya ku cobalah.

Menurutku olahraga ini tidak mengeluarkan banyak lebih misalkan kalau mau memulai niih, ibaratnya kalau nge gym itu harus ngeluarin biaya coach dan lain-lain, menurut povku  sebagai oarang awam ini ya.  aku rasa ini adalah salah satu olahraga mudah untuk dimulai hanya dengan jalan kaki saja. Itu sangat bagus untuk kulakukan di sela kesibukan bekerjaku.

Dari dulu aku gak bisa ngapa-ngapain sendiri, maunya selalu ditemenin sama teman. Nah sekarang rasanya keluar pergi sendiri itu enak dan lebih enjoy ya 

memang ya hidup sehat itu sudah ada pilihannya dari yang mudah sampai yang sulit. tinggal kitanya aja lagi mau milih yang mana dan tinggal dijalani aja. semudah itu sih sebenarnya.


Kabar Bahagia Day 1 #30DayWritingChallenge

Kabar ini datang menjelang waktu isya, lagi asyik-asyiknya nelpon emak eh ada tuh notif membahagiakan muncul. Penulis idolaku mau ada jumpa ...



Kabar ini datang menjelang waktu isya, lagi asyik-asyiknya nelpon emak eh ada tuh notif membahagiakan muncul. Penulis idolaku mau ada jumpa pembaca karya-karyanya di Gramedia kotaku. seneng banget... banget.. pokoknya. bahagia sekaligus sedih karena bertepatan dengan hari kerja aku, yang mana kalau izin susah gitu.   mungkin belum rezekinya  aku aja ini bertemu beliau semoga dilain waktu bisa ketemu dan berbagi cerita dengan beliau,, Aamiin....  aku cuma mau nulis ini aja pokoknya sangat bahagia mendengar kabar ini 

menyala penulis panutanku bang J.S Khairen 


ceritanya sambil memulai kembali challange yang dulu gak jalan lagi, semoga aja bulan ini bisa ya walaupun gak banyak yang ditulis. dalam rangka menantang diri ini untuk keluar dari zona nyaman.

minggu,06/10/2024




Mari Kita Cerita Hari Ini

Gue kaget banget, terkamjagi kamjagi banget deh pokoknya malam ini. tepatnya malam-malam waktu mau isya. tiba-tiba lewat tuh postingan bang ...

Gue kaget banget, terkamjagi kamjagi banget deh pokoknya malam ini. tepatnya malam-malam waktu mau isya. tiba-tiba lewat tuh postingan bang J.S di laman ig gue dong. ya karna kan beliau sering kali posting macem-macem terkait buku beliau. apa coba kekagetan gue?. gue terkejut waktu baca postingan bang J.S yang lewat itu mirip seperti ceritaku kala itu yang gue bagikan via DM ke beliau. ternyata benar dong itu beneran cerita gue yang diposting di akun beliau, dan tertera jelas nama panggilan gue. gue berharap sih gak ada yang nggeh ya sama nama gue. barangkali ada orang-orang terdekat gue yang tiba-tiba juga ada yang baca. antara seneng dan takut. aaah tapi ya sudah lah. yang pasti gue seneng dan haru banget hari ini. bawaannya happy hari ini. semoga banyak rezeki berkah yang datang ke gue ya Aamiin ya Allah. 

lanjut lagi, ternyata beliau bales dong DM gue yang dulu itu, keknya gue pun lupa udah lama kali lah pokoknya DM itu. dan ternyata gue tu dapat notif  ig sebenrnya, cuma guenya yang gak sadar bahwa itu balesan dari bang J.S . gue kira itu cuma  notif dari saluran club pembaca karya-karya bang J.S kan. ternyata bukan markonah (ah lelucon lama kali ini) tapi balesan dari DM gue ternyata. Alhasil terharu dong gue gila... cerita gue di posting dong di feed ig bang J.S. 

teramat rispek banget gue sama abang J.S Khairen. bisa-bisanya dia ini humble banget sama pembaca karya-karyanya.  yang notabene masih pembaca pemula lah gue ini. tapi apa coba di bales dong. dan bisa-bisanya lagi dia berkomitmen untuk selalu menerima collab ig sama penggemarnya atau bookstagram lainnya. sumpah gue gak bohong. se humble itu ternyata dia orangnya. 

gue pun sebagai pembaca baru seneng banget, banget, banget banget loh di respon sama penulisnnya langsung. baik banget... ni orang. semoga abang J.S di berkahi kebahagian juga. ya karna dia juga selalu buat seneng pembacanya 

jadi gitu deh ceritanya hari ini dulu.

Rasanya lama sekali sudah gak nulis di blog ini. kalau anggapan nya ini rumah sudah pasti banyak sarang laba-labanya. 

yuk mampir yuuk kecerita gue di wattpad. barang kali ada orang nih yang baca tulisan ini hehe


14/06/2024 dari gue yang ingin selalu diberkahi kebahagian


Memalukan Day 1 #30DayWritingChallenge

Tulisan ini terinspirasi dari blognya kevin chocs. Mengingat blog ini pun juga udah lama gak dibesuk. Maka dair itu, mari kita mengencangkan...




Tulisan ini terinspirasi dari blognya kevin chocs. Mengingat blog ini pun juga udah lama gak dibesuk. Maka dair itu, mari kita mengencangkan otot-otot jari ini lagi dan meninggalkan jejak.

Pernah gak sih kalian ada di posisi yang lagi malas banget untuk menuangkan isi pikiran, dan hati ini ke dalam sebuah tulisan. Alhasil ketika kamu tidur sambil mikir membuat jalan cerita sampai akhirnya ketiduran. Aku, aku sering kali seperti itu, emang kocak ya.
Anw Bus way
Memalukan, kejadian ini sangat memalukan tapi dulu aku merasa biasa aja, mungkin karna lugu, bodoh atau terlalu polos memang beda tipis. Dihari itu aku dan temanku namanya ikah, kita berdua pergi ke sekolah lanjutan tingkat mts di kotaku, ya untuk daftar sekolah lah ya. Sembari menguji nyali agar mandiri. Kata orang tua saya kalau kamu sudah lulus sd, sudah bisa mandiri ini dan itu, kemana-mana sendiri cuma mengandalkan diri sendiri aja. belajar untuk tidak meminta bantuan orang tua lagi. Langsung lah tuh kita praktek, langkah awal menjadi jati diri yang mandiri dengan cara daftar ke sekolah baru sendiri. Ujuk-ujuklah kita naik sepeda ke tempat sekolah itu yang lumayan jauh, jarak yang ditempuh sekitar 15 menit dari rumah kita. Waktu itu sih dipikiran kita karna bersemangat jadi gak berasa capek. Karna pada waktu itu, orang-orang dan anak seumuran kami masih suka memakai sepeda kemana-mana termasuk untuk sekolah. Beda zaman kalau sekarang anak-anak lebih suka motoran. bahkan anak kelas 6 sd aja udah bisa motoran (sungguh cepat dunia berkembang), Hmm padahal itu pun belom punya sim. dulu kayanya untuk anak sekolah dasar masih awam sudah lihai berkendara. lanjut lagi, Nah setelah sampai di di depan gerbang sekolah tersebut, berhentilah kita. Terlintas ingatan yang mengatakan bahwa kemarin itu sejak ingin masuk sekolah itu bersamaan dengan teman kakak saya ngajak  kalo mau daftar, sok daftar aja kesana. Entah kenapa problem kami saat itu adalah bingung mau markir sepeda dimana. Lalu bertanyalah sama si temen kakak tadi. Dia pun menyarankan untuk parkir aja sepdanya di depan kampus kaka itu. Yang mana kampus itu juga masih satu komplek sama sekolah yang kita tuju. Hari yang ditentukan untuk mendaftar pun tiba. Kami pun berangkat ke sekolah tersebut dengan pedenya kami markir sepeda kami di depan kampus yang kaka itu sarankan. Dengan lalalala kami pun selesai mendaftar masuk sekolah baru. Singkat cerita akhirnya bersekolahlah kami disana sampai dimana ada momen kami menyadari bahwa tempat itu adalah tempat parkir untuk santri laki-laki, seketika kamipun ngakak hebat. Ya pantes aja kalau diingat-ingat dulu itu pas markir ditempat itu yang mana itu masuk wilayah santri laki-laki saja. Mereka semua pada syok mungkin ya, mungkin yang ada dipikiran mereka saat itu, ni kenapa 2 bocah cewek nyasar ke are ini. Disana kan khususan kaum lelaki saja, sambil menatap dengan tatapan aneh kami.  Karna saat itu kami terlalu pede, santuy aja mah kami markir disana tanpa ada rasa yang janggal sedikitpun dengan keadaan. Qoute yang bisa didapat, jadilah pede agar kamu tidak malu.

Tulisan ini dibuat dalam rangka menantang diri untuk keluar dari ZONA NYAMAN.


Catatan Pengingat

DEAR MY SELF teruslah berbuat baik walaupun itu melelahkan, karna lelahnya akan hilang dan pahalanya akan terus ada. tinggalkanlah dosa maks...

DEAR MY SELF

teruslah berbuat baik walaupun itu melelahkan, karna lelahnya akan hilang dan pahalanya akan terus ada. tinggalkanlah dosa maksiat, walaupun itu menyenangkan. karna kesenangannya akan hilang dan dosanya akan terus ada.  jadi gak apa-apa memaksakan diri untuk terus tahajud, dhuha, tilawah, ke mesjid dan ke majelis ilmu. gak apa-apa, kalaupun lelah, lelahnya akan hilang dan pahalanya akan terus ada. sedangkan berbuat dosa, maksiat walaupun menyenangkan akan tetapi kesenangannya itu akan hilang. sedangkan dosanya serta efek buruknya akan terus ada pada diri kita jika kita tidak bertaubat.  
karna janjinya yang sangat indah, Allah menceritakan alhi surga yang masuk surga dan bertanya apa yang mereka rasakan, mereka berkata :

ÙˆَÙ‚َالُوا الْØ­َÙ…ْدُ Ù„ِÙ„َّÙ‡ِ الَّذِÙŠ Ø£َذْÙ‡َبَ عَÙ†َّا الْØ­َزَÙ†َ
segala puji bagi Allah yang telah melenyapkan semua kesulitan dan duka cita kami. 
YUK TERUS SEMANGAT BERBUAT BAIK



Refleksi di Bulan November

               Dua  bulan lagi menuju akhir tahun yang dinantikan semua orang. meski disambut orang dengan suka cita, tapi ada banyak kesedi...

       
    Dua bulan lagi menuju akhir tahun yang dinantikan semua orang. meski disambut orang dengan suka cita, tapi ada banyak kesedihan yang melanda di dua tahun terakhir ini. dari mulai pandemi yang tak berkesudahan yang berimbas ke berbagai aspek kehidupan, dan juga begitu banyaknya kasus-kasus korupsi di sana sini. anyway, kita tak perlu lah membahas hal itu, karna itu sudah menjadi rahasia umum di negri tercinta kita ini. semua orang dari kalangan atas dan bawah pun sepertinya sudah muak akan kebusukan ini. Terlalu lama aku tidak menyapa dan bertamu diblog ini,mungkin inilah saatnya aku mulai lagi. banyak sekali cerita yang ingin ku tuangkan yang kadang sudah larut ditelan oleh ingatan saja. 

    Tapak tilas perjalanan yang kujalani akhir-akhir ini. sepertinya mungkin terlihat menyenangkan. ya... ada menyenangkannya juga sih. sejak masuk ke dalam dunia pekerjaan ini tidaklah mudah ferguso. terhitung kurang lebih setengah tahun sudah, aku berkesempatan untuk dapat berkerja yang memang ini tepat sasaran sesuai bidangku. tapi entah kenapa aku selalu membatin ya? ya of crouse karna banyaknya tuntutan dan aturan yang ada yang kadang akhirnya membuat aku strees sendiri. ya wajar lah ya. karna ini adalah sebuah instansi, ya mau tidak mau pasti ada aturan yang berlaku dan tuntutan yang harus dikerjakan. mungkin aku terlalu culture shock aja sih ketika masuk ke dunia kerja ini. walau digadang-gadang tiap bulannya sudah dapat penghasilan yang terjamin masuk rekening. tak bisa diungkiri ketika pertama kali masuk gajih pertama aku. ya pastilah aku sangat senang banget. dan akupun akhirnya berpikir gila woy seneng banget punya penghasilan sendiri. orang kerja mah tidak ada yang mudah. mesti melalui keringat bercucuran badanpun sampai terasa remuk redam, ketika dipaksa untuk "yuk lo harus bisa ini". kerja kerja man. waktu awal-awal aku tak bisa berdamai dengan keadaan ini, sekarang mindsetnya di ubah kita tidak bekerja untuk diri sendiri tapi kita bekerja untuk keluarga kita. ketika kita hanya mengatakan bekerja untuk diri kita saja, itu sungguh egois. mengapa tidak, lo yang selama ini hidup dihidupin keluarga lo masa lo gak ada timbal balikny gitu ke keluarga lo, kan lucu ya. 

sampai pada akhirnya ya aku memutuskan untuk berusaha menjalaninya dengan bodo amat tapi tetap memberikan yang terbaik yang aku bisa. yang kupikir sekarang ini adalah aku harus bisa kasih uang bualanan ke orang tuaku rutin dan ngebiayain adeku kuliah sampai lulus. Aamiin yaa rabb.

Harapan yang besar untuk diriku untuk selalu sehat dan selalu bisa bersyukur walau dikeadaan apapun itu. kamu tetap bisa strugling karna innalllah ha ma'ana

Bagi teman-teman yang belum masuk kedunia kerja, ku doakan semoga kalian  mendapatkan  pekerjaan kalian sesuai bidang kalian. oke deh segitu aja cerita randomku hari ini. besok sudah hari senin lagi saatnya balik ke rutinitas kerja. gaskeun lagi. yok bisa yok.


HEYYY!!!I GAK SEMUDAH ITU JUGA MEMUTUSKAN BAMBANG

Kadang heran juga ni temen suka kali ya curhat masalah percintaannya sama aku. Yang mana aku   notabenenya gak pro soal percintaan-percintaa...











Kadang heran juga ni temen suka kali ya curhat masalah percintaannya sama aku. Yang mana aku  notabenenya gak pro soal percintaan-percintaan gini. Boro-boro pacaran mah temenan aja kagak,ya karna prinsip sendiri dan suatu hal. Ngenes memang.  Kalau aku mah seneng aja sih dengerin curhat mereka dan kalaupun mereka minta masukan ya kuberi dong masukan sebisa, semampu dan sepemahamanku gitu aja kok. Gak bisaa tuh ala-ala mario teguh yang beliau sungguh bijak dalam memberi petuahnya.

Jadi kata si temenku ini , “aku suka banget deh curhat sama kamu. Emang kenapa kataku? Katanya karna kamu itu enak banget orangnya dicurhatin, suka dengerin dan bisa memebri masukan yang pas aja gitu buat aku.katakaku oh... gitu ya”. lama-lama kek begini ku buka praktek juga nih konseling percintaan haha. Emang kadang ni temen lucu juga. Ya kalau curhat ya pastilah didengerin ldan diberi masukan seperlunya. Kalau lempar-lempar argumen mah itu namaya debat.  Ada-ada aja emang ni teman.

Beruhubung beliau selalu curhat, jadilah aku tau semua critanya percintaanya dari A sampai Z gitu deh. Dari yang ditinggal kekasih tercinta untuk semlama-lamanya sampai yang gagal ditengah jalan padahal kedua orang tua sudah tahu sama tahu. Bukan tempe sama tempe ya. lah jadi mikir makanan lagi Hhe. Banyak deh ceritanya. Aku tau si temenku ini, bucin memang orangnya. Menjalin hubungan sudah lama juga sih, sama si doi ini. Itu waktu dulu.  Kalau diterka dari ceritanya temenku ini memang posesif juga orangnya sama si doi. Selalu deh ditanya-tanyain. Kadang si doi  ngeresponnya biasa aja.  kalau ditanya lagi sibuk ya? banyak kerjaan ya?. ya doi cuma bilang gak kok.    Ya gitu, mungkin si temenku ini nganggepnya kenapa sih si doi ini dingin banget akhir-akhir ini. Mungkin... kalau dulu sering gitu chatingan  mereka. Dihadapkan dengan sekarang yang beda 180 derajat berubah. Karna si temenku ini orangnya bucin banget. Jadilah dia kayak insecure gitu sama hubungan mereka . nih hubungan mau dibawa kemana? Boro-boro dibawa kepelaminan kalau kayak gini. Aku tau, si temenku cewek ini dia pengen serius gitu ngejalanin hubungan mungkin karna diiming-imingkan harapan yang nantinya kita akan menikah. Ya, si cewe akan serius dong. Tau kalau ni doi ada niat baik gitu. Kemarin-kemarin ceritanya kedua orang tua mereka sudah tahu sama tau. Dan mengharapkan mereka semoga sukses gitu sampai pernikahan. Tapi ditengah perjalanan ketika si cewe bener dah serius si doi lagi tarik ulur gitu katanya. Aku gak pengen cepet-cepet nikah aku pengen kita jalani aja dulu. Lah kok nih cowo jadi plin-plan lagi.  ya marah dong temenku ini. Karna digituin jadilah dia negatif thinking sama si doi. Mungkin dia gak suka lagi gitu sama aku katanya.  Break lah kisah mereka sampai sini. Pokoknya panjang deh ceritanya sampai si temenku ini patah hati banget sama si doi satu ni.

Singkat cerita entah kenapa sekarang si doi itu balik lagi ngechat si temenku ini. Katanya dia ada itikad nikah tahun ini sama kamu secepat-cepatnya.  Bengong dong temanku ini. Gilak kali ya. di saat hati tak ada ruang lagi untuk si doi ini, kenapa tiba-tiba datang lagi. tiba-tiba ngebet nikah pula. Nekat juga sih nih cowo memang. Kata temenku, dia gak bisa cepat tahun ini nikah,dengan suatu alasan bla-bla. Aku pengennya tahun nanti aja. gak pengen taun ini cepet-cepet nikah. Kalau gak bisa nunggu sampai taun depan, ya sudah gak papa cari aja cewek lain yang mau dinikahin cepet taun ini, Kata temenku.

Kenapa bisa senekat itu nih doi sekarang jadi ngebbet banget. Katanya si doi ini gak ada hubungan dekat sama cewek lain. Ya, gak bisa nikah dong sedangkan dia pernah dekat banget dulu sama temanku ini jadilah balik lagi ngutarkan niatan baik sama si temenku ini. Karna mungkin tuntutan dari kaluarga si doi ni juga  yang pada akhirnya pengen banget  cepet-cepet nikah dan mungkin umur 23 itu menjadi patokan seperti sudah matang banget gitu untuk nikah. Apalagi kalau cowo udah dewasa di umur segitu sulit ngebendung naluri mereka sebagai kaum laki-laki. Bisa-bisa kadang kacau katanya. Jadi makanya pengen nikah cepet.  Kata si temenku kalau aku gak bisa masak, dan masih kekanak-kanakan apa masih bisa nerima . kata doinya, ya belajarlah lebih dewasa lagi kalau sudah menikah nanti.

Oke sampai sini aku menghela nafas dalam- dalam dulu, hufft......

Gimana coba, nih cowo begitu gambalangnya mengutarakan alasan yang menurutku itu seperti bernada kasar sekali. Heyy bambang! Pernikahan bukan hanya perkara ranjang, hidup bersama, seneng ada gandengan kemana-mana. Bukan Cuma gitu aja buanyaaaak lagi perkara-perkara yang harus dipikirkan matang-matang betul. Kan aku greget juga jadinya.

Bisa dikatakan temenku ini sekarang pasrah ajalah ama takdir hidup gitu kalau si doi bener-bener nunggu sampai taun depan berarti jodoh. Semacam terserah gitu deh. Katanya aku gak mau lagi terlalu berharap lebih sama doi itu.

Entahlah gimana ke depannya nanti sejoli ini. Mungkin Pelajaran yang dapat diambil dari kisah ini sudah seharusnya lah gak terlalu berharap dan gak terlalu bucinan. Udah gitu aja.

 



Si Pasif Berujung Menjadi Secret Admirer

Terkadang rasa ini begitu abstrak untuk digambarkan hanya dengan kata-kata aja   akan tetapi, rasa ini butuh dirasakan dan di...







Terkadang rasa ini begitu abstrak untuk digambarkan hanya dengan kata-kata aja  akan tetapi, rasa ini butuh dirasakan dan diselami setiap ada rasa-rasa lain yang muncul kepermukan hati yang rapuh ini  (wadidawwww). Perasaan ini indentik banget sama kaum hawa  ya bisa dibilang kata orang itu “baper” (bawa perasaan) karena ketika si kaum hawa ambyar maka jatohnya pastilah ujung-ujungnya baper. Baper sih boleh-boleh aja asalkan kebaperan kita itu membawa kepada hal yang positif buat kita. contohnya seperti ketika kita melihat seorang anak kecil atau anak muda yang telah selesai menghafalkan quran 30 juz yang di usia mereka yang dini dan masih muda dari kita. Nah kebaperan ini membawa kita kepada perenungan yang positif untuk diri kita. dampak yang ditimbulkan dari kebaperan ini pun positif jadinya yang akhirnya membawa kita untuk semangat lagi untuk giat menghafal dan memurajaah hafalan kita.  tapi ada juga sebagian kaum hawa bapernya itu seputaran tentang kaum adam aja. Baper liat laki-laki ganteng. Baper ketika perlakuan laki-laki itu baik, padahal mah dia memang baik kepada siapapun, atau kadang baper kalau liat orang pacaran yang endingya happy mereka bedua pada nikah. Dan banyak lagi kebaperan-kebaperan yang menerutku itu hanya membuang energi saja. Bukan berarti aku tidak pernah baper ya, pernah juga terjebak dalam kebaperan ini tetapi  syukurnya masih bisa me-rem rasa ini agar stop sudah cukup sampai sini aja. Aku selalu kayak gitu seolah-olah hati ini tu berasa meng-cut perasaan ini tiba-tiba supaya tidak menjadi  ambyar.  

Suatu ketika aku cerita sama temen dekatku, sebut saja dia hana. Ceritalah lah aku sama dia bahwa aku sedang kagum sama seseorang di antah berantah sana dan bla bla bla. Respon pertama yang aku dapat sih sedikit lucu. Si temeku tertawa dong “haha ternyata kau normal juga ya. baru kali ini aku tau ternyata kamu bisa juga ya baper, haha” aku pun jawab “yaiyalah cuy aku normal dong” .  yakali cuy aku disebut kagak normal karena hanya aku tertutup banget dan gak pernah cerita tentang kaum adam sama dia.  masalahnya memang kagak ada cerita sih ya mau gimana diceritakan. Mungkin dia menilai dari situ mungkin aku ini orangnya betulkah normal dia? Mungkin kata dia gitu. 

Jujur sih aku tipe-tipe orang yang menutup diri berteman sama kaum laki-laki, dan juga karena ada sedikit trauma sih.  semakin mendukung  lagi untukku yang tertutup ini masuk sekolah menengah pertama dan dan atas sekolah si tempat yang memang beda dari segi lingkunganya. Perempuan sama laki-laki beda tempat tapi satu komplek. Dan jika istirahat pun masing-masing juga karena seperti itulah peratuaran di sekolah tersebut. Jadi terakhir kali pernah berteman sama kaum hawa itu pas waktu sd. Setelah itu kagak pernah sampai pada masuk di bangku perkuliahan yang notabeninya campur tapi duduknya tetap beda, kaum hawa semuanya sebelah kanan sedangkan kaum adam sebelah kiri dan ada pengabatas penghalangnya, gitu deh. Jadi otomatis bakatku  yang selalu tertutup ini jadi lebih nyaman dan enjoy aja kuliah. Gak kayak kampus-kampus lain pada umumnya  bebas berinteraksi antar kaum adam hawa.  

Maka dari itu aku kurang expert dalam hal-hal yang berbau percintaan. Hmm... bisa dikatakan begitu karena ya itu tadi m ungkin karena ketertutupanku tadi. Ya emang pada dasarnya untuk menutup diri aja dari hawa-hawa itu.

Sampai disuatu waktu aku menganggumi seseorang dan aku benar-benar bingung mengekspersikan kekaguman ku  itu  antara takut jadi baper dan berujung ambyar tinggkat dewa. Karena aku suka baca-baca blog akhirnya dapat rekomendasian dari teman suruh aku baca blog si doi ini yang katanya bagus banget. Setelah pencarian dan menemukan blog si doi , baca-baca dong disitu akhirnya. Entah kenapa aku begitu suka banget pembawaan si doi dalam menulis blognya itu  gaya bahasanya rapi dan seperti ketika kita baca itu kadang bisa terbawa-bawa suasana bisa ikut ketawa-ketawi sendiri itu kadang lucu dan receh kerena Si doi begitu epik  mengupas  dalam penulisannya. Nah yang tambah buaku senang  lagi si beliau itu selalu rutin update post blog baru. Jarangkan ya di zaman sekarang ini ada orang-orang ngeblog lagi kebanyakan pada berputar haluan ke vlog. Dari beberapa blog- blog yang kutemukan hanya beberapa aja yang fokus di perblog-an dan kebanyakan nya para bloogger berubah ke vlog. Jadi lah akun-akun blog mereka sepi, yang membuatku akhirnya malas untuk singgah membaca disana.

Dari tulisan-tulisan itu kadang aku bisa sedikit menarik kesimpulan tetang seseorang ini aka si doi ini. Mungkin sebagian pradugaku bisa benar atau salah. Tapi itulah yang dapat kutarik kesimpulan akhirnya aku benar-benar merasakan kekaguman yang membuncah pada sosok si doi ini. Mungkin ini hanya sebagian kisah tentang kekagumanku sama si doi ini.  padahal perjalanannya panjang banget sampai pada tahap benar-benar aku menggakui diriku benar-benar menjadi seorang pengagum rahasia si doi. Mungkin si doi tidak benar-benar tau kalau aku yang entah berasal dari mana ini menggaguminya. Malu banget dah kayaknya aku kalau ketahuan si doi bahwa aku secret admirernya.


Menghidupakan Kembali Yang Telah Tenggelam

Oh iya ada dua kejadian yang sangat menggelikan dan mengocok perut hanya untuk menertawakan diri sendiri yang sebegitu konyolnya. Di mulai...


Oh iya ada dua kejadian yang sangat menggelikan dan mengocok perut hanya untuk menertawakan diri sendiri yang sebegitu konyolnya. Di mulai hari jumat yang begitu cerah yang mana membawa energi-energi positif dalam diri ini bangkit. Ya pada hari minggu ku turut ayah ke kota, eh salah dong. Pada sore hari itu tepatnya saya gak ada angin gak ada hujan, ya emang pada hari itu tidak ada hujan dan tidak berangin pula tapi panas maimun. Pergilah ke kampus menggunakan motor, karena jarak antar kampus dan rumah yang begitu lumayan maka saya pun memilih untuk jalan kaki. Eh bukanlah.., pakai motor kesayangan maksudnya. Motor aja disayang apalagi kamyuuuuuu, apasih. Saya itu dari rumah ketika mau pergi sudah merasakan hawa-hawa yang tidak mengenakkan tapi karena sudah dari pagi tuh menyiapkan, yaudahlah  dengan semangat ya dan pedenya saya pergi aja . biasanya tuh kalau mau berangkat saya itu pasti mengirim chatan dulu ke teman saya untuk kabar-kabaran, apakah si kaka yang jaganya sudah datang atau belum. Kalau belum bisa lah kita berlambat sedikit dari waktu yang ditentukan. Emang ya saya ini mahasis teladan orangnya. Jangan di contoh deh pokoknya. Nah sore itu tuh saya anaknya main pergi-pergi aja tidak ngechat teman dulu dan alhasil sesampai di kampus. Dari beberapa meter dari gerbang depan sudah terlihat kan tuh depan kampusnya. Dalam hati saya bertanya-tanya “kok sepi ya parkran, apakah hari ini libur program akselerasinya. Tapi kalau dilihat di parkiranya hanya ada dua motor di bagian tempat dosen dan satu motor lagi dibagian mahasiswi.”  Dengan langkah yang masih husnuzhon parkirklah saya disebalah motor itu tadi. Masuklah ke kantin dulu berhubung disana ada kursi-kursi untuk duduk. Menenangkan nafas yang ngosngosan sambil mengambil handphone untuk menelpon teman saya.
S : nan, hari ini libur ya akselerasi ? (diawali tanpa salam pula, parah memang wkwk)
T : iya, hari orang libur hik kalau jum’at memang libur .
S : oh... iya iya , ya udah assalamualaikum.
Ketika telpon sudah ditutup. Saya tertawa dong   sambil ngakak  menertawakan diri sendiri tepatnya.
Ya Allah hik hik. Kalau  orang pada turun kau yang meliburkan diri tapi ketika orang sudah libur kau mau turun whahaha lucu syekali ya. sampai pulang tuh di jalan ketawa mulu abis menggelitik banget kalau teringat . karena pada jumat kemarin itu saya gak turun program jadi saya kan gak tau. Jadi husnuzhon aja kalau liburnya Cuma hari minggu aja. Itulah makanya kata orang kalau malu bertanya sesat di jalan. Karena kemalesan ku nanya sama teman ya begitulah jadinya haha.

Pada malam harinya terjadi lagi kekonyolan yang diperbuat oleh adek saya sendiri yang lumayan mengocok perut juga.  Malam itu aku asyik-asyik aja rebahan di kasur sambil nontonin yutup ashiiap. Masuklah adek saya ke kamar dan terjimbab. Padahal ya gak ada benda-benda yang menghalagi di situ kenapa dia jadi terjimbab. Ngakaklah saya jadinya. Sambil memengang kaki yang sakit akibat terjembab tadi, mungkin terkkilir kali kakinya ya. duduklah dia di depan kasur saya sambil main handphone dan melipat pakaian dia yang menumpuk. Setelah selesai acara lipat-lipatnya dengan begitu terdesak dia mengangkat pakain itu untuk di taruh ke lemari. Tiba-tiba aja dia mau keluar dan kejedot tiang pintu kamar. Ngakak lagi dong saya dibuatnya. Dek... dek kenapa sih kamu emang mata di taruh di mana wkwk. Sampai tiang pintu aja kagak liat haha. Dia pun juga ikut tertawa menertawakan dirinya.

Sebenarnya cerita di atas ini hanyalah secuil kisah yang perlu untuk di abadikan karena sangat menggelikan sekali menurut saya. Terlepas dari cerita dua paragraf di atas, padahal tidak ada kaitannya sih sama paragraf berikutnya. Karena saya suka yang gak nyambung hoho.

Jadi kagalauan-kegalauan dan keresahan hati yang saya alami akhir-akhir ini itu belum menemukan titik terangnya. Kenapa ya? saya orangnya sekarang ini seperti kurang bersemangat gitu mudah lelah, cepat bosanan, dan kurang fokus. Sampai pada waktu dimana saya mencoba merenung dan berdiam diri sambil mengotak atik beberapa floder di laptop. Padahal itu hanya sekedar buka tutup buka tutup aja, buka floder film mau nonton film juga enggak. Buka floder musik padahnal lagi males juga untuk denger-denger musik karena tidak ada musik dan film baru. Saya juga akhir-akhir ini mencoba mengurangi mendengar musim dan nonton. Karena saya kalau nonton anaknya bisa kebablasan sampai lupa waktu deh apalagi kalau nonton drakor bisa sampai menjelang pagi tuh baru tidur. Kebiasaan yang buruk memang. Tak patutlah dicontoh manteman.  Sampai tiga hari seperti itu aja bangun pagi tanpa semngat gitu loyo, mood gak baik, bawaanya pengen ngalamun aja gitu dan uring-uringan gak jelas. Rebahan lagi sampai akhirnya tertidur dan terulanglah hal itu sampai tiga hari. Sungguh sangat membosankan.  Sampailah pada suatu malam selepas magrib setelah sholat itu entah kenapa mata ini tu langsung tertuju kebeberapa deretan buku yang terletak di meja. Yang menarik perhatian mata ini jatuh pada buku yang membahas sirah nabawi . kebetulan saya punya buku itu pas waktu masih sekolah aliyah,pelajaran pondoknya menggunakn  buku itu. Saya ambilah buku tu dan duduk  di pojok kasur kemudian membukanya dengan acak dan tepat ketika membuka berhenti di mana lembar itu penuh dengan catatan-catatan kecil artian. Kalau bahasa kami dulu itu menyebutnya mendhobit. Karena dulu itu kalau buku-buku yang berbahasa asing  seperti bahasa inggris dan arab itu gaak ada dhobitnya gak keren kata kami. kayak gimana gitu ya, seperti kuah yang tak ada garamnya seakan –akan hambar karena  tidak adanya kehadhiran sang dhobit-dhobit itu. Jadi sambil senyum-senyum tuh baca-baca dhobitanya. Seru juga ya kalau tau arti ke seluruhan buku iini pasti ceritanya ini rame nih apalagi buku ini berkisah tentang sejarah nabi, Hmm. kemudian mencobalah memplipir ke mbah google untuk mencari buku tentang sirah nabawi dan nemulah beberapa pdf. Lalu saya baca tuh, tapi kenapa ya masih ada yang kurang dan janggal gitu. Masih juga gak nemu jawabannya. Kemudian baca lagi pdf selanjutnya yang ada malah tambah bosan. Seketika pun terbesit dipikiran tentang bau. Ya aroma buku yang selama ini tak pernah  kau jumpai dan rasakan lagi. Yang saya kangenin ketika ke perpus itu aroma serat-serat  kertas dan buku-bukunya. Ternyata itu toh yang hilang selama ini dalam diri saya. Dulu itu saya ini anaknya suka sekali baca mau itu komik, novel dan majalah dibaca tuh semua. Tapi anehnya itu kalau buku pelajaran mah aku kurang minat wkwk. Saking sukanya baca buku terutama novel-novel , saya rela berjam-jam duduk untuk baca novel itu sampai kelar. bisa satu novel dalam satu hari satu malam, sanggup aja saya bacanya saking gilanya tadi sama buku-buku.  Kegiatan membaca ini lah yang sebenarnya mulai hilang dari diri saya. Di sinilah saya akhirnya menemukan titik terangnya. Mau itu baca komik atau baca novel, koran , majalah dan lainnya. itu sangatlah bermanfaat untuk memberikan asupan pada otak kita untuk lebih berwawasan luas telepas mau itu novel atau buku pelajaran semuanya berefek ketika kita mau membacanya dan kegiatan itu sangat berfaedah pula.  

Sekarang ini  masih suka baca-baca tapi bacanya sudah jarang memegang fissik bukunya lebih sering berkutan dengan pdf-pdf . tapi tetep aja gitu merasa masih ada yang kurang. Karena pdf-pdf tidak mengeluarkan aroma-aroma harum seperti buku kalau kita membukanya. Jadi sedikit kurang rilek dalam hal baca- membaca. Tapi, tiap orang beda-beda sih ada yang lebih suka buku yang ada fisiknya ada juga orang  yang lebih suka buku-buku digital karena mudah di bawa-bawa tanpa memerlukan ruang tas yang besar hanya bermodalkan smartphone aja sudah bisa dinikmati dimana-mana. Beda jika buku-buku yang fisik kalau gak beli atau pergi ke toko buku dan perpus kita gak akan bisa baca. Kata orang-orang aroma buku itu berfungsi untuk merileksasikan diri kita juga katanya, biar lebih enjoy santai saat membaca. Makanya kebiasan aneh saya sering muncul ketika berdekatan dengan buku-buku bawaannya saya selalu ingin mencium kertas kertasnya untuk menikmati aromanya membuat saya begitu candu.

Meskipun zaman sekarang sudah serba canggih buku aja sudah berbentuk digital. Tapi tetaplah kalian juga perlu sesekali untuk membaca buku fisiknya karena ada beberapa hal yang tidak bisa dirasakan ketika kita membaca buku digital.

Hayooo kalian tim yang mana tim yang suka baca-baca pdf atau buku fisik?
sudah menunjukkan pukul 01.07 malam, saatnya untuk tidur . semoga besok bangun pagi dengan semangat dan produktif .


Perjelaslah Niat

Kehidupan penuh sekali dengan lika-liku, lo mau kekiri sudah ada jalannya terpampang, lo mau kekanan juga sudah ada jalannya. Ting...





Kehidupan penuh sekali dengan lika-liku, lo mau kekiri sudah ada jalannya terpampang, lo mau kekanan juga sudah ada jalannya. Tinggal balik ke diri kita masing-masing aja.  setelah banyak nya bercakap-cakap dan menemui banyaknya orang gue pun sadar bahwa segala sesuatu kita yang lakukan ini nih pasti dari niatnya. Mau itu lurus dan nggak pastilah berimbas kepada diri kita pribadi yang negrasain.  Rasulullah pun berkata: kita bahwa pekerjaan itu tergantung niat.  ya kata nia kita. niat itu sangat lah simple tapi maknanya sangatlah penting dan bahkan selalu berpengaruh. Mungkin orang selalu berkata hilih niat aja tapi gak action. Ya paling tidak kita sudah adalah usaha niat toh yang jalani nantinya kan kita tidak tau kapan tapi  kalau kita sudah berniat atau bertekad pastilah suatu saat akan melaksanakannya atau actionnya. Kalau niat kita lurus pasti akan ada aja jalannya dan kebaikan yang kita dapatkan. Karena dengan niat itulah kita akan semakin bersemangat untuk berusaha agar dapat mewujudkannya secara nyata. Dalam urusan apapun paling itdak selipkan lah niat yang tulus agar menjadikan berkah dihidup ini. pembahasan diatas menurut gue cocok banget sama topik pembicaran kami tadi. Kami sih sangat jarang ketemu tapi kalau sekali ketemu pasti lama dah. mulai percakapan yang hanya hi hi doang sampai serius, luapkan. Btw, karna dia udah kerja juga jadi mau ketemu aja jarang. Ya, kalau ketemu pasti lah lama. Dan itu dah jelas sangat cerita campur aduk  aka nasi uduk dipasar pagi , dari permasalahan a – z tuh  semuanya terangkum wkwk (Terlalu bacot gue nih). yah biasa lah yah itu sudah pasti terjadi dimasa-masa anak 20an. Yah... kisah percintaan lah yang menjadi topik utama dikalangan anak umur 20an. kegalau inilah,  itulah , jodoh lah dan lain-lain. itu lah yang membuat sohib gue galau. dia sangat suka sama doi itu padahal sangat jauh dari tipenya dan bahkan dia nggak suka sama doi itu pada awalnya. Hmmm... mungkin ini bisa dikatakan karma , ya? Wkwk. Maka dari itu jagalah ucapan kita ini dari hal-hal yang membuat kita kemakan sama omongan kita sendiri (myself). Faktanya sekarang ini dia sangat duka banget sama doi itu. Tapi dia bingung mau action seperti ada bahkan si doi pun nggak ngerespon dia. Dan gue pun bingung mencarikan solusinya cemana hehe. Dan pada akhirnya dia pun pasrah sama keadaan ke begini padahal dia mah begitu tersiksa sama perasaannya kayak gini. lalu dia pun mencoba memperbaiki dirinya menjadi lebih baik. Dan hasilnya pun nihil ya sama aja kayak dulu kata dia. Perasaan sama doi ini sudah setengah tahun dia pendam aja. gue pun nangkep dari kisah ini bahwa dibalik pekerjaan atau perbuatan apapun itu akan bejalan  berabareng dengan niat.  tergantung diri kita , mau baik, karena niatnya lurus dan tulus. Akan berdampak buruk pun itu berasal dari niat kita sendiri yang tidak sejalan dengan hukum alam. Jika kita tulus memperbaiki diri kita lillahita’ala pasti jalan kesana ada aja dan baik-baik saja. tapi sohib gue ini juga sangat disayangkan bahwa niat nya memperbaiki diri bukan karena Allah ta’ala tapi buat tambah dekat sama si doi. Itu sih yang gue sayang kan . maka dari itu hasilnya pun nihil. Dari sini juga gue belajar bahwa niat itu penting  dalam hal apapun. Lo harus niatnya yang tulus Lillahita’ala. Pasti jalanya akan baik-baik aja begitu pula sebaliknya jika niatmu ngelentur .

Gak taulah ini kisah apaan, dengan kegajean yang sangat.  intinya gue Cuma mau menuliskannya aja.  udah gatel aja nih tangen pengen nulis aka ngetik. Karena juga gua akhir-akhir ini udah lama banget kagak nulis kalau dihitung-hitung dah berbulan-bulan lebih. Padahal otak gue nih nyuruh nulis karena banyaknya pikiran dan hal-hal sudah terisi penuh harus dituliskan atau diceritain tapi entah kenapa hati gue ini lebih memilih memendam aja eaaa (agak lebay).  Lama-lama akhirnya gue muak juga, dari pada hilang tenggelam gak jelas nih pikiran gara-gara nggak tersalurkan. Dan faktor utamanya adalah karena kelamasan gue semata karena males banget . entah kenapa hal yang gue suka jadi kebalik. Dan pokonya intinya itulah dari pada gue ngomongnya tambah nggak jealas lagi . ya udah lah ya .... bye bye. Entahlah ini apa faedahnya apa ? bahkan mungkin unfaedah, kekekek.