Perjelaslah Niat
Kehidupan
penuh sekali dengan lika-liku, lo mau kekiri sudah ada jalannya terpampang, lo
mau kekanan juga sudah ada jalannya. Tinggal balik ke diri kita masing-masing
aja. setelah banyak nya bercakap-cakap
dan menemui banyaknya orang gue pun sadar bahwa segala sesuatu kita yang
lakukan ini nih pasti dari niatnya. Mau itu lurus dan nggak pastilah berimbas
kepada diri kita pribadi yang negrasain.
Rasulullah pun berkata: kita bahwa pekerjaan itu tergantung niat. ya kata nia kita. niat itu sangat lah simple
tapi maknanya sangatlah penting dan bahkan selalu berpengaruh. Mungkin orang
selalu berkata hilih niat aja tapi gak action. Ya paling tidak kita sudah
adalah usaha niat toh yang jalani nantinya kan kita tidak tau kapan tapi kalau kita sudah berniat atau bertekad
pastilah suatu saat akan melaksanakannya atau actionnya. Kalau niat kita lurus
pasti akan ada aja jalannya dan kebaikan yang kita dapatkan. Karena dengan niat
itulah kita akan semakin bersemangat untuk berusaha agar dapat mewujudkannya
secara nyata. Dalam urusan apapun paling itdak selipkan lah niat yang tulus
agar menjadikan berkah dihidup ini. pembahasan diatas menurut gue cocok banget
sama topik pembicaran kami tadi. Kami sih sangat jarang ketemu tapi kalau
sekali ketemu pasti lama dah. mulai percakapan yang hanya hi hi doang sampai
serius, luapkan. Btw, karna dia udah kerja juga jadi mau ketemu aja jarang. Ya,
kalau ketemu pasti lah lama. Dan itu dah jelas sangat cerita campur aduk aka nasi uduk dipasar pagi , dari permasalahan
a – z tuh semuanya terangkum wkwk (Terlalu
bacot gue nih). yah biasa lah yah itu sudah pasti terjadi dimasa-masa anak
20an. Yah... kisah percintaan lah yang menjadi topik utama dikalangan anak umur
20an. kegalau inilah, itulah , jodoh lah
dan lain-lain. itu lah yang membuat sohib gue galau. dia sangat suka sama doi
itu padahal sangat jauh dari tipenya dan bahkan dia nggak suka sama doi itu
pada awalnya. Hmmm... mungkin ini bisa dikatakan karma , ya? Wkwk. Maka dari
itu jagalah ucapan kita ini dari hal-hal yang membuat kita kemakan sama omongan
kita sendiri (myself). Faktanya sekarang ini dia sangat duka banget sama
doi itu. Tapi dia bingung mau action seperti ada bahkan si doi pun nggak
ngerespon dia. Dan gue pun bingung mencarikan solusinya cemana hehe. Dan pada
akhirnya dia pun pasrah sama keadaan ke begini padahal dia mah begitu tersiksa
sama perasaannya kayak gini. lalu dia pun mencoba memperbaiki dirinya menjadi
lebih baik. Dan hasilnya pun nihil ya sama aja kayak dulu kata dia. Perasaan
sama doi ini sudah setengah tahun dia pendam aja. gue pun nangkep dari kisah
ini bahwa dibalik pekerjaan atau perbuatan apapun itu akan bejalan berabareng dengan niat. tergantung diri kita , mau baik, karena
niatnya lurus dan tulus. Akan berdampak buruk pun itu berasal dari niat kita
sendiri yang tidak sejalan dengan hukum alam. Jika kita tulus memperbaiki diri
kita lillahita’ala pasti jalan kesana ada aja dan baik-baik saja. tapi sohib
gue ini juga sangat disayangkan bahwa niat nya memperbaiki diri bukan karena
Allah ta’ala tapi buat tambah dekat sama si doi. Itu sih yang gue sayang kan .
maka dari itu hasilnya pun nihil. Dari sini juga gue belajar bahwa niat itu
penting dalam hal apapun. Lo harus
niatnya yang tulus Lillahita’ala. Pasti jalanya akan baik-baik aja begitu pula
sebaliknya jika niatmu ngelentur .
Gak taulah
ini kisah apaan, dengan kegajean yang sangat.
intinya gue Cuma mau menuliskannya aja.
udah gatel aja nih tangen pengen nulis aka ngetik. Karena juga gua
akhir-akhir ini udah lama banget kagak nulis kalau dihitung-hitung dah
berbulan-bulan lebih. Padahal otak gue nih nyuruh nulis karena banyaknya
pikiran dan hal-hal sudah terisi penuh harus dituliskan atau diceritain tapi
entah kenapa hati gue ini lebih memilih memendam aja eaaa (agak lebay). Lama-lama akhirnya gue muak juga, dari pada
hilang tenggelam gak jelas nih pikiran gara-gara nggak tersalurkan. Dan faktor
utamanya adalah karena kelamasan gue semata karena males banget . entah kenapa
hal yang gue suka jadi kebalik. Dan pokonya intinya itulah dari pada gue
ngomongnya tambah nggak jealas lagi . ya udah lah ya .... bye bye. Entahlah ini
apa faedahnya apa ? bahkan mungkin unfaedah, kekekek.

0 komentar:
Posting Komentar