Kehidupan penuh sekali dengan lika-liku, lo mau kekiri sudah ada jalannya terpampang, lo mau kekanan juga sudah ada jalannya. Ting...

Perjelaslah Niat

April 15, 2018 Ihik 0 Comments





Kehidupan penuh sekali dengan lika-liku, lo mau kekiri sudah ada jalannya terpampang, lo mau kekanan juga sudah ada jalannya. Tinggal balik ke diri kita masing-masing aja.  setelah banyak nya bercakap-cakap dan menemui banyaknya orang gue pun sadar bahwa segala sesuatu kita yang lakukan ini nih pasti dari niatnya. Mau itu lurus dan nggak pastilah berimbas kepada diri kita pribadi yang negrasain.  Rasulullah pun berkata: kita bahwa pekerjaan itu tergantung niat.  ya kata nia kita. niat itu sangat lah simple tapi maknanya sangatlah penting dan bahkan selalu berpengaruh. Mungkin orang selalu berkata hilih niat aja tapi gak action. Ya paling tidak kita sudah adalah usaha niat toh yang jalani nantinya kan kita tidak tau kapan tapi  kalau kita sudah berniat atau bertekad pastilah suatu saat akan melaksanakannya atau actionnya. Kalau niat kita lurus pasti akan ada aja jalannya dan kebaikan yang kita dapatkan. Karena dengan niat itulah kita akan semakin bersemangat untuk berusaha agar dapat mewujudkannya secara nyata. Dalam urusan apapun paling itdak selipkan lah niat yang tulus agar menjadikan berkah dihidup ini. pembahasan diatas menurut gue cocok banget sama topik pembicaran kami tadi. Kami sih sangat jarang ketemu tapi kalau sekali ketemu pasti lama dah. mulai percakapan yang hanya hi hi doang sampai serius, luapkan. Btw, karna dia udah kerja juga jadi mau ketemu aja jarang. Ya, kalau ketemu pasti lah lama. Dan itu dah jelas sangat cerita campur aduk  aka nasi uduk dipasar pagi , dari permasalahan a – z tuh  semuanya terangkum wkwk (Terlalu bacot gue nih). yah biasa lah yah itu sudah pasti terjadi dimasa-masa anak 20an. Yah... kisah percintaan lah yang menjadi topik utama dikalangan anak umur 20an. kegalau inilah,  itulah , jodoh lah dan lain-lain. itu lah yang membuat sohib gue galau. dia sangat suka sama doi itu padahal sangat jauh dari tipenya dan bahkan dia nggak suka sama doi itu pada awalnya. Hmmm... mungkin ini bisa dikatakan karma , ya? Wkwk. Maka dari itu jagalah ucapan kita ini dari hal-hal yang membuat kita kemakan sama omongan kita sendiri (myself). Faktanya sekarang ini dia sangat duka banget sama doi itu. Tapi dia bingung mau action seperti ada bahkan si doi pun nggak ngerespon dia. Dan gue pun bingung mencarikan solusinya cemana hehe. Dan pada akhirnya dia pun pasrah sama keadaan ke begini padahal dia mah begitu tersiksa sama perasaannya kayak gini. lalu dia pun mencoba memperbaiki dirinya menjadi lebih baik. Dan hasilnya pun nihil ya sama aja kayak dulu kata dia. Perasaan sama doi ini sudah setengah tahun dia pendam aja. gue pun nangkep dari kisah ini bahwa dibalik pekerjaan atau perbuatan apapun itu akan bejalan  berabareng dengan niat.  tergantung diri kita , mau baik, karena niatnya lurus dan tulus. Akan berdampak buruk pun itu berasal dari niat kita sendiri yang tidak sejalan dengan hukum alam. Jika kita tulus memperbaiki diri kita lillahita’ala pasti jalan kesana ada aja dan baik-baik saja. tapi sohib gue ini juga sangat disayangkan bahwa niat nya memperbaiki diri bukan karena Allah ta’ala tapi buat tambah dekat sama si doi. Itu sih yang gue sayang kan . maka dari itu hasilnya pun nihil. Dari sini juga gue belajar bahwa niat itu penting  dalam hal apapun. Lo harus niatnya yang tulus Lillahita’ala. Pasti jalanya akan baik-baik aja begitu pula sebaliknya jika niatmu ngelentur .

Gak taulah ini kisah apaan, dengan kegajean yang sangat.  intinya gue Cuma mau menuliskannya aja.  udah gatel aja nih tangen pengen nulis aka ngetik. Karena juga gua akhir-akhir ini udah lama banget kagak nulis kalau dihitung-hitung dah berbulan-bulan lebih. Padahal otak gue nih nyuruh nulis karena banyaknya pikiran dan hal-hal sudah terisi penuh harus dituliskan atau diceritain tapi entah kenapa hati gue ini lebih memilih memendam aja eaaa (agak lebay).  Lama-lama akhirnya gue muak juga, dari pada hilang tenggelam gak jelas nih pikiran gara-gara nggak tersalurkan. Dan faktor utamanya adalah karena kelamasan gue semata karena males banget . entah kenapa hal yang gue suka jadi kebalik. Dan pokonya intinya itulah dari pada gue ngomongnya tambah nggak jealas lagi . ya udah lah ya .... bye bye. Entahlah ini apa faedahnya apa ? bahkan mungkin unfaedah, kekekek.


0 komentar: