Si Pasif Berujung Menjadi Secret Admirer
Terkadang rasa ini begitu abstrak
untuk digambarkan hanya dengan kata-kata aja akan tetapi, rasa ini butuh dirasakan dan
diselami setiap ada rasa-rasa lain yang muncul kepermukan hati yang rapuh ini (wadidawwww). Perasaan ini indentik banget
sama kaum hawa ya bisa dibilang kata
orang itu “baper” (bawa perasaan) karena ketika si kaum hawa ambyar maka
jatohnya pastilah ujung-ujungnya baper. Baper sih boleh-boleh aja asalkan kebaperan
kita itu membawa kepada hal yang positif buat kita. contohnya seperti ketika
kita melihat seorang anak kecil atau anak muda yang telah selesai menghafalkan
quran 30 juz yang di usia mereka yang dini dan masih muda dari kita. Nah
kebaperan ini membawa kita kepada perenungan yang positif untuk diri kita.
dampak yang ditimbulkan dari kebaperan ini pun positif jadinya yang akhirnya
membawa kita untuk semangat lagi untuk giat menghafal dan memurajaah hafalan
kita. tapi ada juga sebagian kaum hawa
bapernya itu seputaran tentang kaum adam aja. Baper liat laki-laki ganteng. Baper
ketika perlakuan laki-laki itu baik, padahal mah dia memang baik kepada
siapapun, atau kadang baper kalau liat orang pacaran yang endingya happy mereka
bedua pada nikah. Dan banyak lagi kebaperan-kebaperan yang menerutku itu hanya
membuang energi saja. Bukan berarti aku tidak pernah baper ya, pernah juga
terjebak dalam kebaperan ini tetapi
syukurnya masih bisa me-rem rasa ini agar stop sudah cukup sampai sini
aja. Aku selalu kayak gitu seolah-olah hati ini tu berasa meng-cut perasaan ini
tiba-tiba supaya tidak menjadi ambyar.
Suatu ketika aku cerita sama
temen dekatku, sebut saja dia hana. Ceritalah lah aku sama dia bahwa aku sedang
kagum sama seseorang di antah berantah sana dan bla bla bla. Respon pertama yang
aku dapat sih sedikit lucu. Si temeku tertawa dong “haha ternyata kau normal
juga ya. baru kali ini aku tau ternyata kamu bisa juga ya baper, haha” aku
pun jawab “yaiyalah cuy aku normal dong” . yakali cuy aku disebut kagak normal karena hanya
aku tertutup banget dan gak pernah cerita tentang kaum adam sama dia. masalahnya memang kagak ada cerita sih ya mau gimana
diceritakan. Mungkin dia menilai dari
situ mungkin aku ini orangnya betulkah normal dia? Mungkin kata dia gitu.
Jujur sih aku tipe-tipe orang
yang menutup diri berteman sama kaum laki-laki, dan juga karena ada sedikit
trauma sih. semakin mendukung lagi untukku yang tertutup ini masuk sekolah
menengah pertama dan dan atas sekolah si tempat yang memang beda dari segi
lingkunganya. Perempuan sama laki-laki beda tempat tapi satu komplek. Dan jika
istirahat pun masing-masing juga karena seperti itulah peratuaran di sekolah
tersebut. Jadi terakhir kali pernah berteman sama kaum hawa itu pas waktu sd. Setelah
itu kagak pernah sampai pada masuk di bangku perkuliahan yang notabeninya
campur tapi duduknya tetap beda, kaum hawa semuanya sebelah kanan sedangkan
kaum adam sebelah kiri dan ada pengabatas penghalangnya, gitu deh. Jadi otomatis
bakatku yang selalu tertutup ini jadi lebih
nyaman dan enjoy aja kuliah. Gak kayak kampus-kampus lain pada umumnya bebas berinteraksi antar kaum adam hawa.
Maka dari itu aku kurang expert
dalam hal-hal yang berbau percintaan. Hmm... bisa dikatakan begitu karena ya
itu tadi m ungkin karena ketertutupanku tadi. Ya emang pada dasarnya untuk
menutup diri aja dari hawa-hawa itu.
Sampai disuatu waktu aku
menganggumi seseorang dan aku benar-benar bingung mengekspersikan kekaguman
ku itu antara takut jadi baper dan berujung ambyar
tinggkat dewa. Karena aku suka baca-baca blog akhirnya dapat rekomendasian dari
teman suruh aku baca blog si doi ini yang katanya bagus banget. Setelah pencarian
dan menemukan blog si doi , baca-baca dong disitu akhirnya. Entah kenapa aku
begitu suka banget pembawaan si doi dalam menulis blognya itu gaya bahasanya rapi dan seperti ketika kita
baca itu kadang bisa terbawa-bawa suasana bisa ikut ketawa-ketawi sendiri itu
kadang lucu dan receh kerena Si doi begitu epik mengupas dalam penulisannya. Nah yang tambah buaku
senang lagi si beliau itu selalu rutin
update post blog baru. Jarangkan ya di zaman sekarang ini ada orang-orang
ngeblog lagi kebanyakan pada berputar haluan ke vlog. Dari beberapa blog- blog
yang kutemukan hanya beberapa aja yang fokus di perblog-an dan kebanyakan nya
para bloogger berubah ke vlog. Jadi lah akun-akun blog mereka sepi, yang
membuatku akhirnya malas untuk singgah membaca disana.
Dari tulisan-tulisan itu kadang
aku bisa sedikit menarik kesimpulan tetang seseorang ini aka si doi ini. Mungkin
sebagian pradugaku bisa benar atau salah. Tapi itulah yang dapat kutarik
kesimpulan akhirnya aku benar-benar merasakan kekaguman yang membuncah pada
sosok si doi ini. Mungkin ini hanya sebagian kisah tentang kekagumanku sama si
doi ini. padahal perjalanannya panjang
banget sampai pada tahap benar-benar aku menggakui diriku benar-benar menjadi
seorang pengagum rahasia si doi. Mungkin si doi tidak benar-benar tau kalau aku
yang entah berasal dari mana ini menggaguminya. Malu banget dah kayaknya aku
kalau ketahuan si doi bahwa aku secret admirernya.


2 komentar:
Posting Komentar