Terkadang rasa ini begitu abstrak untuk digambarkan hanya dengan kata-kata aja   akan tetapi, rasa ini butuh dirasakan dan di...

Si Pasif Berujung Menjadi Secret Admirer

April 05, 2020 Ihik 2 Comments







Terkadang rasa ini begitu abstrak untuk digambarkan hanya dengan kata-kata aja  akan tetapi, rasa ini butuh dirasakan dan diselami setiap ada rasa-rasa lain yang muncul kepermukan hati yang rapuh ini  (wadidawwww). Perasaan ini indentik banget sama kaum hawa  ya bisa dibilang kata orang itu “baper” (bawa perasaan) karena ketika si kaum hawa ambyar maka jatohnya pastilah ujung-ujungnya baper. Baper sih boleh-boleh aja asalkan kebaperan kita itu membawa kepada hal yang positif buat kita. contohnya seperti ketika kita melihat seorang anak kecil atau anak muda yang telah selesai menghafalkan quran 30 juz yang di usia mereka yang dini dan masih muda dari kita. Nah kebaperan ini membawa kita kepada perenungan yang positif untuk diri kita. dampak yang ditimbulkan dari kebaperan ini pun positif jadinya yang akhirnya membawa kita untuk semangat lagi untuk giat menghafal dan memurajaah hafalan kita.  tapi ada juga sebagian kaum hawa bapernya itu seputaran tentang kaum adam aja. Baper liat laki-laki ganteng. Baper ketika perlakuan laki-laki itu baik, padahal mah dia memang baik kepada siapapun, atau kadang baper kalau liat orang pacaran yang endingya happy mereka bedua pada nikah. Dan banyak lagi kebaperan-kebaperan yang menerutku itu hanya membuang energi saja. Bukan berarti aku tidak pernah baper ya, pernah juga terjebak dalam kebaperan ini tetapi  syukurnya masih bisa me-rem rasa ini agar stop sudah cukup sampai sini aja. Aku selalu kayak gitu seolah-olah hati ini tu berasa meng-cut perasaan ini tiba-tiba supaya tidak menjadi  ambyar.  

Suatu ketika aku cerita sama temen dekatku, sebut saja dia hana. Ceritalah lah aku sama dia bahwa aku sedang kagum sama seseorang di antah berantah sana dan bla bla bla. Respon pertama yang aku dapat sih sedikit lucu. Si temeku tertawa dong “haha ternyata kau normal juga ya. baru kali ini aku tau ternyata kamu bisa juga ya baper, haha” aku pun jawab “yaiyalah cuy aku normal dong” .  yakali cuy aku disebut kagak normal karena hanya aku tertutup banget dan gak pernah cerita tentang kaum adam sama dia.  masalahnya memang kagak ada cerita sih ya mau gimana diceritakan. Mungkin dia menilai dari situ mungkin aku ini orangnya betulkah normal dia? Mungkin kata dia gitu. 

Jujur sih aku tipe-tipe orang yang menutup diri berteman sama kaum laki-laki, dan juga karena ada sedikit trauma sih.  semakin mendukung  lagi untukku yang tertutup ini masuk sekolah menengah pertama dan dan atas sekolah si tempat yang memang beda dari segi lingkunganya. Perempuan sama laki-laki beda tempat tapi satu komplek. Dan jika istirahat pun masing-masing juga karena seperti itulah peratuaran di sekolah tersebut. Jadi terakhir kali pernah berteman sama kaum hawa itu pas waktu sd. Setelah itu kagak pernah sampai pada masuk di bangku perkuliahan yang notabeninya campur tapi duduknya tetap beda, kaum hawa semuanya sebelah kanan sedangkan kaum adam sebelah kiri dan ada pengabatas penghalangnya, gitu deh. Jadi otomatis bakatku  yang selalu tertutup ini jadi lebih nyaman dan enjoy aja kuliah. Gak kayak kampus-kampus lain pada umumnya  bebas berinteraksi antar kaum adam hawa.  

Maka dari itu aku kurang expert dalam hal-hal yang berbau percintaan. Hmm... bisa dikatakan begitu karena ya itu tadi m ungkin karena ketertutupanku tadi. Ya emang pada dasarnya untuk menutup diri aja dari hawa-hawa itu.

Sampai disuatu waktu aku menganggumi seseorang dan aku benar-benar bingung mengekspersikan kekaguman ku  itu  antara takut jadi baper dan berujung ambyar tinggkat dewa. Karena aku suka baca-baca blog akhirnya dapat rekomendasian dari teman suruh aku baca blog si doi ini yang katanya bagus banget. Setelah pencarian dan menemukan blog si doi , baca-baca dong disitu akhirnya. Entah kenapa aku begitu suka banget pembawaan si doi dalam menulis blognya itu  gaya bahasanya rapi dan seperti ketika kita baca itu kadang bisa terbawa-bawa suasana bisa ikut ketawa-ketawi sendiri itu kadang lucu dan receh kerena Si doi begitu epik  mengupas  dalam penulisannya. Nah yang tambah buaku senang  lagi si beliau itu selalu rutin update post blog baru. Jarangkan ya di zaman sekarang ini ada orang-orang ngeblog lagi kebanyakan pada berputar haluan ke vlog. Dari beberapa blog- blog yang kutemukan hanya beberapa aja yang fokus di perblog-an dan kebanyakan nya para bloogger berubah ke vlog. Jadi lah akun-akun blog mereka sepi, yang membuatku akhirnya malas untuk singgah membaca disana.

Dari tulisan-tulisan itu kadang aku bisa sedikit menarik kesimpulan tetang seseorang ini aka si doi ini. Mungkin sebagian pradugaku bisa benar atau salah. Tapi itulah yang dapat kutarik kesimpulan akhirnya aku benar-benar merasakan kekaguman yang membuncah pada sosok si doi ini. Mungkin ini hanya sebagian kisah tentang kekagumanku sama si doi ini.  padahal perjalanannya panjang banget sampai pada tahap benar-benar aku menggakui diriku benar-benar menjadi seorang pengagum rahasia si doi. Mungkin si doi tidak benar-benar tau kalau aku yang entah berasal dari mana ini menggaguminya. Malu banget dah kayaknya aku kalau ketahuan si doi bahwa aku secret admirernya.

2 komentar: