Memalukan Day 1 #30DayWritingChallenge

Tulisan ini terinspirasi dari blognya kevin chocs. Mengingat blog ini pun juga udah lama gak dibesuk. Maka dair itu, mari kita mengencangkan...




Tulisan ini terinspirasi dari blognya kevin chocs. Mengingat blog ini pun juga udah lama gak dibesuk. Maka dair itu, mari kita mengencangkan otot-otot jari ini lagi dan meninggalkan jejak.

Pernah gak sih kalian ada di posisi yang lagi malas banget untuk menuangkan isi pikiran, dan hati ini ke dalam sebuah tulisan. Alhasil ketika kamu tidur sambil mikir membuat jalan cerita sampai akhirnya ketiduran. Aku, aku sering kali seperti itu, emang kocak ya.
Anw Bus way
Memalukan, kejadian ini sangat memalukan tapi dulu aku merasa biasa aja, mungkin karna lugu, bodoh atau terlalu polos memang beda tipis. Dihari itu aku dan temanku namanya ikah, kita berdua pergi ke sekolah lanjutan tingkat mts di kotaku, ya untuk daftar sekolah lah ya. Sembari menguji nyali agar mandiri. Kata orang tua saya kalau kamu sudah lulus sd, sudah bisa mandiri ini dan itu, kemana-mana sendiri cuma mengandalkan diri sendiri aja. belajar untuk tidak meminta bantuan orang tua lagi. Langsung lah tuh kita praktek, langkah awal menjadi jati diri yang mandiri dengan cara daftar ke sekolah baru sendiri. Ujuk-ujuklah kita naik sepeda ke tempat sekolah itu yang lumayan jauh, jarak yang ditempuh sekitar 15 menit dari rumah kita. Waktu itu sih dipikiran kita karna bersemangat jadi gak berasa capek. Karna pada waktu itu, orang-orang dan anak seumuran kami masih suka memakai sepeda kemana-mana termasuk untuk sekolah. Beda zaman kalau sekarang anak-anak lebih suka motoran. bahkan anak kelas 6 sd aja udah bisa motoran (sungguh cepat dunia berkembang), Hmm padahal itu pun belom punya sim. dulu kayanya untuk anak sekolah dasar masih awam sudah lihai berkendara. lanjut lagi, Nah setelah sampai di di depan gerbang sekolah tersebut, berhentilah kita. Terlintas ingatan yang mengatakan bahwa kemarin itu sejak ingin masuk sekolah itu bersamaan dengan teman kakak saya ngajak  kalo mau daftar, sok daftar aja kesana. Entah kenapa problem kami saat itu adalah bingung mau markir sepeda dimana. Lalu bertanyalah sama si temen kakak tadi. Dia pun menyarankan untuk parkir aja sepdanya di depan kampus kaka itu. Yang mana kampus itu juga masih satu komplek sama sekolah yang kita tuju. Hari yang ditentukan untuk mendaftar pun tiba. Kami pun berangkat ke sekolah tersebut dengan pedenya kami markir sepeda kami di depan kampus yang kaka itu sarankan. Dengan lalalala kami pun selesai mendaftar masuk sekolah baru. Singkat cerita akhirnya bersekolahlah kami disana sampai dimana ada momen kami menyadari bahwa tempat itu adalah tempat parkir untuk santri laki-laki, seketika kamipun ngakak hebat. Ya pantes aja kalau diingat-ingat dulu itu pas markir ditempat itu yang mana itu masuk wilayah santri laki-laki saja. Mereka semua pada syok mungkin ya, mungkin yang ada dipikiran mereka saat itu, ni kenapa 2 bocah cewek nyasar ke are ini. Disana kan khususan kaum lelaki saja, sambil menatap dengan tatapan aneh kami.  Karna saat itu kami terlalu pede, santuy aja mah kami markir disana tanpa ada rasa yang janggal sedikitpun dengan keadaan. Qoute yang bisa didapat, jadilah pede agar kamu tidak malu.

Tulisan ini dibuat dalam rangka menantang diri untuk keluar dari ZONA NYAMAN.


Catatan Pengingat

DEAR MY SELF teruslah berbuat baik walaupun itu melelahkan, karna lelahnya akan hilang dan pahalanya akan terus ada. tinggalkanlah dosa maks...

DEAR MY SELF

teruslah berbuat baik walaupun itu melelahkan, karna lelahnya akan hilang dan pahalanya akan terus ada. tinggalkanlah dosa maksiat, walaupun itu menyenangkan. karna kesenangannya akan hilang dan dosanya akan terus ada.  jadi gak apa-apa memaksakan diri untuk terus tahajud, dhuha, tilawah, ke mesjid dan ke majelis ilmu. gak apa-apa, kalaupun lelah, lelahnya akan hilang dan pahalanya akan terus ada. sedangkan berbuat dosa, maksiat walaupun menyenangkan akan tetapi kesenangannya itu akan hilang. sedangkan dosanya serta efek buruknya akan terus ada pada diri kita jika kita tidak bertaubat.  
karna janjinya yang sangat indah, Allah menceritakan alhi surga yang masuk surga dan bertanya apa yang mereka rasakan, mereka berkata :

ÙˆَÙ‚َالُوا الْØ­َÙ…ْدُ Ù„ِÙ„َّÙ‡ِ الَّذِÙŠ Ø£َذْÙ‡َبَ عَÙ†َّا الْØ­َزَÙ†َ
segala puji bagi Allah yang telah melenyapkan semua kesulitan dan duka cita kami. 
YUK TERUS SEMANGAT BERBUAT BAIK



ABOUT ME

  hai... hola halo you can call me ihik. gue hanyalah seorang student biasa, yang kerjaannya suka nonton drakor & realtyshow korea,nulis...

 

hai... hola halo you can call me ihik. gue hanyalah seorang student biasa, yang kerjaannya suka nonton drakor & realtyshow korea,nulis juga dan bla bla.di blog ini hanya coretan-coretan polos dari tangaanku #eaaa alay. walaupun kadang-kadang random. mungkin jika menurut kalian berasa ada manfaatnya, silahkan share ke teman2 kalian ya.. hoho Eh iya, by the way gue nge-post bisanya tiap weekend. so stay enjoy read in this blog yo #kesannyaKayakBanyakAjaYangBaca. wkwkwk.


Refleksi di Bulan November

               Dua  bulan lagi menuju akhir tahun yang dinantikan semua orang. meski disambut orang dengan suka cita, tapi ada banyak kesedi...

       
    Dua bulan lagi menuju akhir tahun yang dinantikan semua orang. meski disambut orang dengan suka cita, tapi ada banyak kesedihan yang melanda di dua tahun terakhir ini. dari mulai pandemi yang tak berkesudahan yang berimbas ke berbagai aspek kehidupan, dan juga begitu banyaknya kasus-kasus korupsi di sana sini. anyway, kita tak perlu lah membahas hal itu, karna itu sudah menjadi rahasia umum di negri tercinta kita ini. semua orang dari kalangan atas dan bawah pun sepertinya sudah muak akan kebusukan ini. Terlalu lama aku tidak menyapa dan bertamu diblog ini,mungkin inilah saatnya aku mulai lagi. banyak sekali cerita yang ingin ku tuangkan yang kadang sudah larut ditelan oleh ingatan saja. 

    Tapak tilas perjalanan yang kujalani akhir-akhir ini. sepertinya mungkin terlihat menyenangkan. ya... ada menyenangkannya juga sih. sejak masuk ke dalam dunia pekerjaan ini tidaklah mudah ferguso. terhitung kurang lebih setengah tahun sudah, aku berkesempatan untuk dapat berkerja yang memang ini tepat sasaran sesuai bidangku. tapi entah kenapa aku selalu membatin ya? ya of crouse karna banyaknya tuntutan dan aturan yang ada yang kadang akhirnya membuat aku strees sendiri. ya wajar lah ya. karna ini adalah sebuah instansi, ya mau tidak mau pasti ada aturan yang berlaku dan tuntutan yang harus dikerjakan. mungkin aku terlalu culture shock aja sih ketika masuk ke dunia kerja ini. walau digadang-gadang tiap bulannya sudah dapat penghasilan yang terjamin masuk rekening. tak bisa diungkiri ketika pertama kali masuk gajih pertama aku. ya pastilah aku sangat senang banget. dan akupun akhirnya berpikir gila woy seneng banget punya penghasilan sendiri. orang kerja mah tidak ada yang mudah. mesti melalui keringat bercucuran badanpun sampai terasa remuk redam, ketika dipaksa untuk "yuk lo harus bisa ini". kerja kerja man. waktu awal-awal aku tak bisa berdamai dengan keadaan ini, sekarang mindsetnya di ubah kita tidak bekerja untuk diri sendiri tapi kita bekerja untuk keluarga kita. ketika kita hanya mengatakan bekerja untuk diri kita saja, itu sungguh egois. mengapa tidak, lo yang selama ini hidup dihidupin keluarga lo masa lo gak ada timbal balikny gitu ke keluarga lo, kan lucu ya. 

sampai pada akhirnya ya aku memutuskan untuk berusaha menjalaninya dengan bodo amat tapi tetap memberikan yang terbaik yang aku bisa. yang kupikir sekarang ini adalah aku harus bisa kasih uang bualanan ke orang tuaku rutin dan ngebiayain adeku kuliah sampai lulus. Aamiin yaa rabb.

Harapan yang besar untuk diriku untuk selalu sehat dan selalu bisa bersyukur walau dikeadaan apapun itu. kamu tetap bisa strugling karna innalllah ha ma'ana

Bagi teman-teman yang belum masuk kedunia kerja, ku doakan semoga kalian  mendapatkan  pekerjaan kalian sesuai bidang kalian. oke deh segitu aja cerita randomku hari ini. besok sudah hari senin lagi saatnya balik ke rutinitas kerja. gaskeun lagi. yok bisa yok.


HEYYY!!!I GAK SEMUDAH ITU JUGA MEMUTUSKAN BAMBANG

Kadang heran juga ni temen suka kali ya curhat masalah percintaannya sama aku. Yang mana aku   notabenenya gak pro soal percintaan-percintaa...











Kadang heran juga ni temen suka kali ya curhat masalah percintaannya sama aku. Yang mana aku  notabenenya gak pro soal percintaan-percintaan gini. Boro-boro pacaran mah temenan aja kagak,ya karna prinsip sendiri dan suatu hal. Ngenes memang.  Kalau aku mah seneng aja sih dengerin curhat mereka dan kalaupun mereka minta masukan ya kuberi dong masukan sebisa, semampu dan sepemahamanku gitu aja kok. Gak bisaa tuh ala-ala mario teguh yang beliau sungguh bijak dalam memberi petuahnya.

Jadi kata si temenku ini , “aku suka banget deh curhat sama kamu. Emang kenapa kataku? Katanya karna kamu itu enak banget orangnya dicurhatin, suka dengerin dan bisa memebri masukan yang pas aja gitu buat aku.katakaku oh... gitu ya”. lama-lama kek begini ku buka praktek juga nih konseling percintaan haha. Emang kadang ni temen lucu juga. Ya kalau curhat ya pastilah didengerin ldan diberi masukan seperlunya. Kalau lempar-lempar argumen mah itu namaya debat.  Ada-ada aja emang ni teman.

Beruhubung beliau selalu curhat, jadilah aku tau semua critanya percintaanya dari A sampai Z gitu deh. Dari yang ditinggal kekasih tercinta untuk semlama-lamanya sampai yang gagal ditengah jalan padahal kedua orang tua sudah tahu sama tahu. Bukan tempe sama tempe ya. lah jadi mikir makanan lagi Hhe. Banyak deh ceritanya. Aku tau si temenku ini, bucin memang orangnya. Menjalin hubungan sudah lama juga sih, sama si doi ini. Itu waktu dulu.  Kalau diterka dari ceritanya temenku ini memang posesif juga orangnya sama si doi. Selalu deh ditanya-tanyain. Kadang si doi  ngeresponnya biasa aja.  kalau ditanya lagi sibuk ya? banyak kerjaan ya?. ya doi cuma bilang gak kok.    Ya gitu, mungkin si temenku ini nganggepnya kenapa sih si doi ini dingin banget akhir-akhir ini. Mungkin... kalau dulu sering gitu chatingan  mereka. Dihadapkan dengan sekarang yang beda 180 derajat berubah. Karna si temenku ini orangnya bucin banget. Jadilah dia kayak insecure gitu sama hubungan mereka . nih hubungan mau dibawa kemana? Boro-boro dibawa kepelaminan kalau kayak gini. Aku tau, si temenku cewek ini dia pengen serius gitu ngejalanin hubungan mungkin karna diiming-imingkan harapan yang nantinya kita akan menikah. Ya, si cewe akan serius dong. Tau kalau ni doi ada niat baik gitu. Kemarin-kemarin ceritanya kedua orang tua mereka sudah tahu sama tau. Dan mengharapkan mereka semoga sukses gitu sampai pernikahan. Tapi ditengah perjalanan ketika si cewe bener dah serius si doi lagi tarik ulur gitu katanya. Aku gak pengen cepet-cepet nikah aku pengen kita jalani aja dulu. Lah kok nih cowo jadi plin-plan lagi.  ya marah dong temenku ini. Karna digituin jadilah dia negatif thinking sama si doi. Mungkin dia gak suka lagi gitu sama aku katanya.  Break lah kisah mereka sampai sini. Pokoknya panjang deh ceritanya sampai si temenku ini patah hati banget sama si doi satu ni.

Singkat cerita entah kenapa sekarang si doi itu balik lagi ngechat si temenku ini. Katanya dia ada itikad nikah tahun ini sama kamu secepat-cepatnya.  Bengong dong temanku ini. Gilak kali ya. di saat hati tak ada ruang lagi untuk si doi ini, kenapa tiba-tiba datang lagi. tiba-tiba ngebet nikah pula. Nekat juga sih nih cowo memang. Kata temenku, dia gak bisa cepat tahun ini nikah,dengan suatu alasan bla-bla. Aku pengennya tahun nanti aja. gak pengen taun ini cepet-cepet nikah. Kalau gak bisa nunggu sampai taun depan, ya sudah gak papa cari aja cewek lain yang mau dinikahin cepet taun ini, Kata temenku.

Kenapa bisa senekat itu nih doi sekarang jadi ngebbet banget. Katanya si doi ini gak ada hubungan dekat sama cewek lain. Ya, gak bisa nikah dong sedangkan dia pernah dekat banget dulu sama temanku ini jadilah balik lagi ngutarkan niatan baik sama si temenku ini. Karna mungkin tuntutan dari kaluarga si doi ni juga  yang pada akhirnya pengen banget  cepet-cepet nikah dan mungkin umur 23 itu menjadi patokan seperti sudah matang banget gitu untuk nikah. Apalagi kalau cowo udah dewasa di umur segitu sulit ngebendung naluri mereka sebagai kaum laki-laki. Bisa-bisa kadang kacau katanya. Jadi makanya pengen nikah cepet.  Kata si temenku kalau aku gak bisa masak, dan masih kekanak-kanakan apa masih bisa nerima . kata doinya, ya belajarlah lebih dewasa lagi kalau sudah menikah nanti.

Oke sampai sini aku menghela nafas dalam- dalam dulu, hufft......

Gimana coba, nih cowo begitu gambalangnya mengutarakan alasan yang menurutku itu seperti bernada kasar sekali. Heyy bambang! Pernikahan bukan hanya perkara ranjang, hidup bersama, seneng ada gandengan kemana-mana. Bukan Cuma gitu aja buanyaaaak lagi perkara-perkara yang harus dipikirkan matang-matang betul. Kan aku greget juga jadinya.

Bisa dikatakan temenku ini sekarang pasrah ajalah ama takdir hidup gitu kalau si doi bener-bener nunggu sampai taun depan berarti jodoh. Semacam terserah gitu deh. Katanya aku gak mau lagi terlalu berharap lebih sama doi itu.

Entahlah gimana ke depannya nanti sejoli ini. Mungkin Pelajaran yang dapat diambil dari kisah ini sudah seharusnya lah gak terlalu berharap dan gak terlalu bucinan. Udah gitu aja.

 



Si Pasif Berujung Menjadi Secret Admirer

Terkadang rasa ini begitu abstrak untuk digambarkan hanya dengan kata-kata aja   akan tetapi, rasa ini butuh dirasakan dan di...







Terkadang rasa ini begitu abstrak untuk digambarkan hanya dengan kata-kata aja  akan tetapi, rasa ini butuh dirasakan dan diselami setiap ada rasa-rasa lain yang muncul kepermukan hati yang rapuh ini  (wadidawwww). Perasaan ini indentik banget sama kaum hawa  ya bisa dibilang kata orang itu “baper” (bawa perasaan) karena ketika si kaum hawa ambyar maka jatohnya pastilah ujung-ujungnya baper. Baper sih boleh-boleh aja asalkan kebaperan kita itu membawa kepada hal yang positif buat kita. contohnya seperti ketika kita melihat seorang anak kecil atau anak muda yang telah selesai menghafalkan quran 30 juz yang di usia mereka yang dini dan masih muda dari kita. Nah kebaperan ini membawa kita kepada perenungan yang positif untuk diri kita. dampak yang ditimbulkan dari kebaperan ini pun positif jadinya yang akhirnya membawa kita untuk semangat lagi untuk giat menghafal dan memurajaah hafalan kita.  tapi ada juga sebagian kaum hawa bapernya itu seputaran tentang kaum adam aja. Baper liat laki-laki ganteng. Baper ketika perlakuan laki-laki itu baik, padahal mah dia memang baik kepada siapapun, atau kadang baper kalau liat orang pacaran yang endingya happy mereka bedua pada nikah. Dan banyak lagi kebaperan-kebaperan yang menerutku itu hanya membuang energi saja. Bukan berarti aku tidak pernah baper ya, pernah juga terjebak dalam kebaperan ini tetapi  syukurnya masih bisa me-rem rasa ini agar stop sudah cukup sampai sini aja. Aku selalu kayak gitu seolah-olah hati ini tu berasa meng-cut perasaan ini tiba-tiba supaya tidak menjadi  ambyar.  

Suatu ketika aku cerita sama temen dekatku, sebut saja dia hana. Ceritalah lah aku sama dia bahwa aku sedang kagum sama seseorang di antah berantah sana dan bla bla bla. Respon pertama yang aku dapat sih sedikit lucu. Si temeku tertawa dong “haha ternyata kau normal juga ya. baru kali ini aku tau ternyata kamu bisa juga ya baper, haha” aku pun jawab “yaiyalah cuy aku normal dong” .  yakali cuy aku disebut kagak normal karena hanya aku tertutup banget dan gak pernah cerita tentang kaum adam sama dia.  masalahnya memang kagak ada cerita sih ya mau gimana diceritakan. Mungkin dia menilai dari situ mungkin aku ini orangnya betulkah normal dia? Mungkin kata dia gitu. 

Jujur sih aku tipe-tipe orang yang menutup diri berteman sama kaum laki-laki, dan juga karena ada sedikit trauma sih.  semakin mendukung  lagi untukku yang tertutup ini masuk sekolah menengah pertama dan dan atas sekolah si tempat yang memang beda dari segi lingkunganya. Perempuan sama laki-laki beda tempat tapi satu komplek. Dan jika istirahat pun masing-masing juga karena seperti itulah peratuaran di sekolah tersebut. Jadi terakhir kali pernah berteman sama kaum hawa itu pas waktu sd. Setelah itu kagak pernah sampai pada masuk di bangku perkuliahan yang notabeninya campur tapi duduknya tetap beda, kaum hawa semuanya sebelah kanan sedangkan kaum adam sebelah kiri dan ada pengabatas penghalangnya, gitu deh. Jadi otomatis bakatku  yang selalu tertutup ini jadi lebih nyaman dan enjoy aja kuliah. Gak kayak kampus-kampus lain pada umumnya  bebas berinteraksi antar kaum adam hawa.  

Maka dari itu aku kurang expert dalam hal-hal yang berbau percintaan. Hmm... bisa dikatakan begitu karena ya itu tadi m ungkin karena ketertutupanku tadi. Ya emang pada dasarnya untuk menutup diri aja dari hawa-hawa itu.

Sampai disuatu waktu aku menganggumi seseorang dan aku benar-benar bingung mengekspersikan kekaguman ku  itu  antara takut jadi baper dan berujung ambyar tinggkat dewa. Karena aku suka baca-baca blog akhirnya dapat rekomendasian dari teman suruh aku baca blog si doi ini yang katanya bagus banget. Setelah pencarian dan menemukan blog si doi , baca-baca dong disitu akhirnya. Entah kenapa aku begitu suka banget pembawaan si doi dalam menulis blognya itu  gaya bahasanya rapi dan seperti ketika kita baca itu kadang bisa terbawa-bawa suasana bisa ikut ketawa-ketawi sendiri itu kadang lucu dan receh kerena Si doi begitu epik  mengupas  dalam penulisannya. Nah yang tambah buaku senang  lagi si beliau itu selalu rutin update post blog baru. Jarangkan ya di zaman sekarang ini ada orang-orang ngeblog lagi kebanyakan pada berputar haluan ke vlog. Dari beberapa blog- blog yang kutemukan hanya beberapa aja yang fokus di perblog-an dan kebanyakan nya para bloogger berubah ke vlog. Jadi lah akun-akun blog mereka sepi, yang membuatku akhirnya malas untuk singgah membaca disana.

Dari tulisan-tulisan itu kadang aku bisa sedikit menarik kesimpulan tetang seseorang ini aka si doi ini. Mungkin sebagian pradugaku bisa benar atau salah. Tapi itulah yang dapat kutarik kesimpulan akhirnya aku benar-benar merasakan kekaguman yang membuncah pada sosok si doi ini. Mungkin ini hanya sebagian kisah tentang kekagumanku sama si doi ini.  padahal perjalanannya panjang banget sampai pada tahap benar-benar aku menggakui diriku benar-benar menjadi seorang pengagum rahasia si doi. Mungkin si doi tidak benar-benar tau kalau aku yang entah berasal dari mana ini menggaguminya. Malu banget dah kayaknya aku kalau ketahuan si doi bahwa aku secret admirernya.


Menghidupakan Kembali Yang Telah Tenggelam

Oh iya ada dua kejadian yang sangat menggelikan dan mengocok perut hanya untuk menertawakan diri sendiri yang sebegitu konyolnya. Di mulai...


Oh iya ada dua kejadian yang sangat menggelikan dan mengocok perut hanya untuk menertawakan diri sendiri yang sebegitu konyolnya. Di mulai hari jumat yang begitu cerah yang mana membawa energi-energi positif dalam diri ini bangkit. Ya pada hari minggu ku turut ayah ke kota, eh salah dong. Pada sore hari itu tepatnya saya gak ada angin gak ada hujan, ya emang pada hari itu tidak ada hujan dan tidak berangin pula tapi panas maimun. Pergilah ke kampus menggunakan motor, karena jarak antar kampus dan rumah yang begitu lumayan maka saya pun memilih untuk jalan kaki. Eh bukanlah.., pakai motor kesayangan maksudnya. Motor aja disayang apalagi kamyuuuuuu, apasih. Saya itu dari rumah ketika mau pergi sudah merasakan hawa-hawa yang tidak mengenakkan tapi karena sudah dari pagi tuh menyiapkan, yaudahlah  dengan semangat ya dan pedenya saya pergi aja . biasanya tuh kalau mau berangkat saya itu pasti mengirim chatan dulu ke teman saya untuk kabar-kabaran, apakah si kaka yang jaganya sudah datang atau belum. Kalau belum bisa lah kita berlambat sedikit dari waktu yang ditentukan. Emang ya saya ini mahasis teladan orangnya. Jangan di contoh deh pokoknya. Nah sore itu tuh saya anaknya main pergi-pergi aja tidak ngechat teman dulu dan alhasil sesampai di kampus. Dari beberapa meter dari gerbang depan sudah terlihat kan tuh depan kampusnya. Dalam hati saya bertanya-tanya “kok sepi ya parkran, apakah hari ini libur program akselerasinya. Tapi kalau dilihat di parkiranya hanya ada dua motor di bagian tempat dosen dan satu motor lagi dibagian mahasiswi.”  Dengan langkah yang masih husnuzhon parkirklah saya disebalah motor itu tadi. Masuklah ke kantin dulu berhubung disana ada kursi-kursi untuk duduk. Menenangkan nafas yang ngosngosan sambil mengambil handphone untuk menelpon teman saya.
S : nan, hari ini libur ya akselerasi ? (diawali tanpa salam pula, parah memang wkwk)
T : iya, hari orang libur hik kalau jum’at memang libur .
S : oh... iya iya , ya udah assalamualaikum.
Ketika telpon sudah ditutup. Saya tertawa dong   sambil ngakak  menertawakan diri sendiri tepatnya.
Ya Allah hik hik. Kalau  orang pada turun kau yang meliburkan diri tapi ketika orang sudah libur kau mau turun whahaha lucu syekali ya. sampai pulang tuh di jalan ketawa mulu abis menggelitik banget kalau teringat . karena pada jumat kemarin itu saya gak turun program jadi saya kan gak tau. Jadi husnuzhon aja kalau liburnya Cuma hari minggu aja. Itulah makanya kata orang kalau malu bertanya sesat di jalan. Karena kemalesan ku nanya sama teman ya begitulah jadinya haha.

Pada malam harinya terjadi lagi kekonyolan yang diperbuat oleh adek saya sendiri yang lumayan mengocok perut juga.  Malam itu aku asyik-asyik aja rebahan di kasur sambil nontonin yutup ashiiap. Masuklah adek saya ke kamar dan terjimbab. Padahal ya gak ada benda-benda yang menghalagi di situ kenapa dia jadi terjimbab. Ngakaklah saya jadinya. Sambil memengang kaki yang sakit akibat terjembab tadi, mungkin terkkilir kali kakinya ya. duduklah dia di depan kasur saya sambil main handphone dan melipat pakaian dia yang menumpuk. Setelah selesai acara lipat-lipatnya dengan begitu terdesak dia mengangkat pakain itu untuk di taruh ke lemari. Tiba-tiba aja dia mau keluar dan kejedot tiang pintu kamar. Ngakak lagi dong saya dibuatnya. Dek... dek kenapa sih kamu emang mata di taruh di mana wkwk. Sampai tiang pintu aja kagak liat haha. Dia pun juga ikut tertawa menertawakan dirinya.

Sebenarnya cerita di atas ini hanyalah secuil kisah yang perlu untuk di abadikan karena sangat menggelikan sekali menurut saya. Terlepas dari cerita dua paragraf di atas, padahal tidak ada kaitannya sih sama paragraf berikutnya. Karena saya suka yang gak nyambung hoho.

Jadi kagalauan-kegalauan dan keresahan hati yang saya alami akhir-akhir ini itu belum menemukan titik terangnya. Kenapa ya? saya orangnya sekarang ini seperti kurang bersemangat gitu mudah lelah, cepat bosanan, dan kurang fokus. Sampai pada waktu dimana saya mencoba merenung dan berdiam diri sambil mengotak atik beberapa floder di laptop. Padahal itu hanya sekedar buka tutup buka tutup aja, buka floder film mau nonton film juga enggak. Buka floder musik padahnal lagi males juga untuk denger-denger musik karena tidak ada musik dan film baru. Saya juga akhir-akhir ini mencoba mengurangi mendengar musim dan nonton. Karena saya kalau nonton anaknya bisa kebablasan sampai lupa waktu deh apalagi kalau nonton drakor bisa sampai menjelang pagi tuh baru tidur. Kebiasaan yang buruk memang. Tak patutlah dicontoh manteman.  Sampai tiga hari seperti itu aja bangun pagi tanpa semngat gitu loyo, mood gak baik, bawaanya pengen ngalamun aja gitu dan uring-uringan gak jelas. Rebahan lagi sampai akhirnya tertidur dan terulanglah hal itu sampai tiga hari. Sungguh sangat membosankan.  Sampailah pada suatu malam selepas magrib setelah sholat itu entah kenapa mata ini tu langsung tertuju kebeberapa deretan buku yang terletak di meja. Yang menarik perhatian mata ini jatuh pada buku yang membahas sirah nabawi . kebetulan saya punya buku itu pas waktu masih sekolah aliyah,pelajaran pondoknya menggunakn  buku itu. Saya ambilah buku tu dan duduk  di pojok kasur kemudian membukanya dengan acak dan tepat ketika membuka berhenti di mana lembar itu penuh dengan catatan-catatan kecil artian. Kalau bahasa kami dulu itu menyebutnya mendhobit. Karena dulu itu kalau buku-buku yang berbahasa asing  seperti bahasa inggris dan arab itu gaak ada dhobitnya gak keren kata kami. kayak gimana gitu ya, seperti kuah yang tak ada garamnya seakan –akan hambar karena  tidak adanya kehadhiran sang dhobit-dhobit itu. Jadi sambil senyum-senyum tuh baca-baca dhobitanya. Seru juga ya kalau tau arti ke seluruhan buku iini pasti ceritanya ini rame nih apalagi buku ini berkisah tentang sejarah nabi, Hmm. kemudian mencobalah memplipir ke mbah google untuk mencari buku tentang sirah nabawi dan nemulah beberapa pdf. Lalu saya baca tuh, tapi kenapa ya masih ada yang kurang dan janggal gitu. Masih juga gak nemu jawabannya. Kemudian baca lagi pdf selanjutnya yang ada malah tambah bosan. Seketika pun terbesit dipikiran tentang bau. Ya aroma buku yang selama ini tak pernah  kau jumpai dan rasakan lagi. Yang saya kangenin ketika ke perpus itu aroma serat-serat  kertas dan buku-bukunya. Ternyata itu toh yang hilang selama ini dalam diri saya. Dulu itu saya ini anaknya suka sekali baca mau itu komik, novel dan majalah dibaca tuh semua. Tapi anehnya itu kalau buku pelajaran mah aku kurang minat wkwk. Saking sukanya baca buku terutama novel-novel , saya rela berjam-jam duduk untuk baca novel itu sampai kelar. bisa satu novel dalam satu hari satu malam, sanggup aja saya bacanya saking gilanya tadi sama buku-buku.  Kegiatan membaca ini lah yang sebenarnya mulai hilang dari diri saya. Di sinilah saya akhirnya menemukan titik terangnya. Mau itu baca komik atau baca novel, koran , majalah dan lainnya. itu sangatlah bermanfaat untuk memberikan asupan pada otak kita untuk lebih berwawasan luas telepas mau itu novel atau buku pelajaran semuanya berefek ketika kita mau membacanya dan kegiatan itu sangat berfaedah pula.  

Sekarang ini  masih suka baca-baca tapi bacanya sudah jarang memegang fissik bukunya lebih sering berkutan dengan pdf-pdf . tapi tetep aja gitu merasa masih ada yang kurang. Karena pdf-pdf tidak mengeluarkan aroma-aroma harum seperti buku kalau kita membukanya. Jadi sedikit kurang rilek dalam hal baca- membaca. Tapi, tiap orang beda-beda sih ada yang lebih suka buku yang ada fisiknya ada juga orang  yang lebih suka buku-buku digital karena mudah di bawa-bawa tanpa memerlukan ruang tas yang besar hanya bermodalkan smartphone aja sudah bisa dinikmati dimana-mana. Beda jika buku-buku yang fisik kalau gak beli atau pergi ke toko buku dan perpus kita gak akan bisa baca. Kata orang-orang aroma buku itu berfungsi untuk merileksasikan diri kita juga katanya, biar lebih enjoy santai saat membaca. Makanya kebiasan aneh saya sering muncul ketika berdekatan dengan buku-buku bawaannya saya selalu ingin mencium kertas kertasnya untuk menikmati aromanya membuat saya begitu candu.

Meskipun zaman sekarang sudah serba canggih buku aja sudah berbentuk digital. Tapi tetaplah kalian juga perlu sesekali untuk membaca buku fisiknya karena ada beberapa hal yang tidak bisa dirasakan ketika kita membaca buku digital.

Hayooo kalian tim yang mana tim yang suka baca-baca pdf atau buku fisik?
sudah menunjukkan pukul 01.07 malam, saatnya untuk tidur . semoga besok bangun pagi dengan semangat dan produktif .