Mari Kita Cerita Hari Ini

Gue kaget banget, terkamjagi kamjagi banget deh pokoknya malam ini. tepatnya malam-malam waktu mau isya. tiba-tiba lewat tuh postingan bang ...

Gue kaget banget, terkamjagi kamjagi banget deh pokoknya malam ini. tepatnya malam-malam waktu mau isya. tiba-tiba lewat tuh postingan bang J.S di laman ig gue dong. ya karna kan beliau sering kali posting macem-macem terkait buku beliau. apa coba kekagetan gue?. gue terkejut waktu baca postingan bang J.S yang lewat itu mirip seperti ceritaku kala itu yang gue bagikan via DM ke beliau. ternyata benar dong itu beneran cerita gue yang diposting di akun beliau, dan tertera jelas nama panggilan gue. gue berharap sih gak ada yang nggeh ya sama nama gue. barangkali ada orang-orang terdekat gue yang tiba-tiba juga ada yang baca. antara seneng dan takut. aaah tapi ya sudah lah. yang pasti gue seneng dan haru banget hari ini. bawaannya happy hari ini. semoga banyak rezeki berkah yang datang ke gue ya Aamiin ya Allah. 

lanjut lagi, ternyata beliau bales dong DM gue yang dulu itu, keknya gue pun lupa udah lama kali lah pokoknya DM itu. dan ternyata gue tu dapat notif  ig sebenrnya, cuma guenya yang gak sadar bahwa itu balesan dari bang J.S . gue kira itu cuma  notif dari saluran club pembaca karya-karya bang J.S kan. ternyata bukan markonah (ah lelucon lama kali ini) tapi balesan dari DM gue ternyata. Alhasil terharu dong gue gila... cerita gue di posting dong di feed ig bang J.S. 

teramat rispek banget gue sama abang J.S Khairen. bisa-bisanya dia ini humble banget sama pembaca karya-karyanya.  yang notabene masih pembaca pemula lah gue ini. tapi apa coba di bales dong. dan bisa-bisanya lagi dia berkomitmen untuk selalu menerima collab ig sama penggemarnya atau bookstagram lainnya. sumpah gue gak bohong. se humble itu ternyata dia orangnya. 

gue pun sebagai pembaca baru seneng banget, banget, banget banget loh di respon sama penulisnnya langsung. baik banget... ni orang. semoga abang J.S di berkahi kebahagian juga. ya karna dia juga selalu buat seneng pembacanya 

jadi gitu deh ceritanya hari ini dulu.

Rasanya lama sekali sudah gak nulis di blog ini. kalau anggapan nya ini rumah sudah pasti banyak sarang laba-labanya. 

yuk mampir yuuk kecerita gue di wattpad. barang kali ada orang nih yang baca tulisan ini hehe


14/06/2024 dari gue yang ingin selalu diberkahi kebahagian


Memalukan Day 1 #30DayWritingChallenge

Tulisan ini terinspirasi dari blognya kevin chocs. Mengingat blog ini pun juga udah lama gak dibesuk. Maka dair itu, mari kita mengencangkan...




Tulisan ini terinspirasi dari blognya kevin chocs. Mengingat blog ini pun juga udah lama gak dibesuk. Maka dair itu, mari kita mengencangkan otot-otot jari ini lagi dan meninggalkan jejak.

Pernah gak sih kalian ada di posisi yang lagi malas banget untuk menuangkan isi pikiran, dan hati ini ke dalam sebuah tulisan. Alhasil ketika kamu tidur sambil mikir membuat jalan cerita sampai akhirnya ketiduran. Aku, aku sering kali seperti itu, emang kocak ya.
Anw Bus way
Memalukan, kejadian ini sangat memalukan tapi dulu aku merasa biasa aja, mungkin karna lugu, bodoh atau terlalu polos memang beda tipis. Dihari itu aku dan temanku namanya ikah, kita berdua pergi ke sekolah lanjutan tingkat mts di kotaku, ya untuk daftar sekolah lah ya. Sembari menguji nyali agar mandiri. Kata orang tua saya kalau kamu sudah lulus sd, sudah bisa mandiri ini dan itu, kemana-mana sendiri cuma mengandalkan diri sendiri aja. belajar untuk tidak meminta bantuan orang tua lagi. Langsung lah tuh kita praktek, langkah awal menjadi jati diri yang mandiri dengan cara daftar ke sekolah baru sendiri. Ujuk-ujuklah kita naik sepeda ke tempat sekolah itu yang lumayan jauh, jarak yang ditempuh sekitar 15 menit dari rumah kita. Waktu itu sih dipikiran kita karna bersemangat jadi gak berasa capek. Karna pada waktu itu, orang-orang dan anak seumuran kami masih suka memakai sepeda kemana-mana termasuk untuk sekolah. Beda zaman kalau sekarang anak-anak lebih suka motoran. bahkan anak kelas 6 sd aja udah bisa motoran (sungguh cepat dunia berkembang), Hmm padahal itu pun belom punya sim. dulu kayanya untuk anak sekolah dasar masih awam sudah lihai berkendara. lanjut lagi, Nah setelah sampai di di depan gerbang sekolah tersebut, berhentilah kita. Terlintas ingatan yang mengatakan bahwa kemarin itu sejak ingin masuk sekolah itu bersamaan dengan teman kakak saya ngajak  kalo mau daftar, sok daftar aja kesana. Entah kenapa problem kami saat itu adalah bingung mau markir sepeda dimana. Lalu bertanyalah sama si temen kakak tadi. Dia pun menyarankan untuk parkir aja sepdanya di depan kampus kaka itu. Yang mana kampus itu juga masih satu komplek sama sekolah yang kita tuju. Hari yang ditentukan untuk mendaftar pun tiba. Kami pun berangkat ke sekolah tersebut dengan pedenya kami markir sepeda kami di depan kampus yang kaka itu sarankan. Dengan lalalala kami pun selesai mendaftar masuk sekolah baru. Singkat cerita akhirnya bersekolahlah kami disana sampai dimana ada momen kami menyadari bahwa tempat itu adalah tempat parkir untuk santri laki-laki, seketika kamipun ngakak hebat. Ya pantes aja kalau diingat-ingat dulu itu pas markir ditempat itu yang mana itu masuk wilayah santri laki-laki saja. Mereka semua pada syok mungkin ya, mungkin yang ada dipikiran mereka saat itu, ni kenapa 2 bocah cewek nyasar ke are ini. Disana kan khususan kaum lelaki saja, sambil menatap dengan tatapan aneh kami.  Karna saat itu kami terlalu pede, santuy aja mah kami markir disana tanpa ada rasa yang janggal sedikitpun dengan keadaan. Qoute yang bisa didapat, jadilah pede agar kamu tidak malu.

Tulisan ini dibuat dalam rangka menantang diri untuk keluar dari ZONA NYAMAN.


Catatan Pengingat

DEAR MY SELF teruslah berbuat baik walaupun itu melelahkan, karna lelahnya akan hilang dan pahalanya akan terus ada. tinggalkanlah dosa maks...

DEAR MY SELF

teruslah berbuat baik walaupun itu melelahkan, karna lelahnya akan hilang dan pahalanya akan terus ada. tinggalkanlah dosa maksiat, walaupun itu menyenangkan. karna kesenangannya akan hilang dan dosanya akan terus ada.  jadi gak apa-apa memaksakan diri untuk terus tahajud, dhuha, tilawah, ke mesjid dan ke majelis ilmu. gak apa-apa, kalaupun lelah, lelahnya akan hilang dan pahalanya akan terus ada. sedangkan berbuat dosa, maksiat walaupun menyenangkan akan tetapi kesenangannya itu akan hilang. sedangkan dosanya serta efek buruknya akan terus ada pada diri kita jika kita tidak bertaubat.  
karna janjinya yang sangat indah, Allah menceritakan alhi surga yang masuk surga dan bertanya apa yang mereka rasakan, mereka berkata :

ÙˆَÙ‚َالُوا الْØ­َÙ…ْدُ Ù„ِÙ„َّÙ‡ِ الَّذِÙŠ Ø£َذْÙ‡َبَ عَÙ†َّا الْØ­َزَÙ†َ
segala puji bagi Allah yang telah melenyapkan semua kesulitan dan duka cita kami. 
YUK TERUS SEMANGAT BERBUAT BAIK



ABOUT ME

  hai... hola halo you can call me ihik. gue hanyalah seorang student biasa, yang kerjaannya suka nonton drakor & realtyshow korea,nulis...

 

hai... hola halo you can call me ihik. gue hanyalah seorang student biasa, yang kerjaannya suka nonton drakor & realtyshow korea,nulis juga dan bla bla.di blog ini hanya coretan-coretan polos dari tangaanku #eaaa alay. walaupun kadang-kadang random. mungkin jika menurut kalian berasa ada manfaatnya, silahkan share ke teman2 kalian ya.. hoho Eh iya, by the way gue nge-post bisanya tiap weekend. so stay enjoy read in this blog yo #kesannyaKayakBanyakAjaYangBaca. wkwkwk.


Refleksi di Bulan November

               Dua  bulan lagi menuju akhir tahun yang dinantikan semua orang. meski disambut orang dengan suka cita, tapi ada banyak kesedi...

       
    Dua bulan lagi menuju akhir tahun yang dinantikan semua orang. meski disambut orang dengan suka cita, tapi ada banyak kesedihan yang melanda di dua tahun terakhir ini. dari mulai pandemi yang tak berkesudahan yang berimbas ke berbagai aspek kehidupan, dan juga begitu banyaknya kasus-kasus korupsi di sana sini. anyway, kita tak perlu lah membahas hal itu, karna itu sudah menjadi rahasia umum di negri tercinta kita ini. semua orang dari kalangan atas dan bawah pun sepertinya sudah muak akan kebusukan ini. Terlalu lama aku tidak menyapa dan bertamu diblog ini,mungkin inilah saatnya aku mulai lagi. banyak sekali cerita yang ingin ku tuangkan yang kadang sudah larut ditelan oleh ingatan saja. 

    Tapak tilas perjalanan yang kujalani akhir-akhir ini. sepertinya mungkin terlihat menyenangkan. ya... ada menyenangkannya juga sih. sejak masuk ke dalam dunia pekerjaan ini tidaklah mudah ferguso. terhitung kurang lebih setengah tahun sudah, aku berkesempatan untuk dapat berkerja yang memang ini tepat sasaran sesuai bidangku. tapi entah kenapa aku selalu membatin ya? ya of crouse karna banyaknya tuntutan dan aturan yang ada yang kadang akhirnya membuat aku strees sendiri. ya wajar lah ya. karna ini adalah sebuah instansi, ya mau tidak mau pasti ada aturan yang berlaku dan tuntutan yang harus dikerjakan. mungkin aku terlalu culture shock aja sih ketika masuk ke dunia kerja ini. walau digadang-gadang tiap bulannya sudah dapat penghasilan yang terjamin masuk rekening. tak bisa diungkiri ketika pertama kali masuk gajih pertama aku. ya pastilah aku sangat senang banget. dan akupun akhirnya berpikir gila woy seneng banget punya penghasilan sendiri. orang kerja mah tidak ada yang mudah. mesti melalui keringat bercucuran badanpun sampai terasa remuk redam, ketika dipaksa untuk "yuk lo harus bisa ini". kerja kerja man. waktu awal-awal aku tak bisa berdamai dengan keadaan ini, sekarang mindsetnya di ubah kita tidak bekerja untuk diri sendiri tapi kita bekerja untuk keluarga kita. ketika kita hanya mengatakan bekerja untuk diri kita saja, itu sungguh egois. mengapa tidak, lo yang selama ini hidup dihidupin keluarga lo masa lo gak ada timbal balikny gitu ke keluarga lo, kan lucu ya. 

sampai pada akhirnya ya aku memutuskan untuk berusaha menjalaninya dengan bodo amat tapi tetap memberikan yang terbaik yang aku bisa. yang kupikir sekarang ini adalah aku harus bisa kasih uang bualanan ke orang tuaku rutin dan ngebiayain adeku kuliah sampai lulus. Aamiin yaa rabb.

Harapan yang besar untuk diriku untuk selalu sehat dan selalu bisa bersyukur walau dikeadaan apapun itu. kamu tetap bisa strugling karna innalllah ha ma'ana

Bagi teman-teman yang belum masuk kedunia kerja, ku doakan semoga kalian  mendapatkan  pekerjaan kalian sesuai bidang kalian. oke deh segitu aja cerita randomku hari ini. besok sudah hari senin lagi saatnya balik ke rutinitas kerja. gaskeun lagi. yok bisa yok.


HEYYY!!!I GAK SEMUDAH ITU JUGA MEMUTUSKAN BAMBANG

Kadang heran juga ni temen suka kali ya curhat masalah percintaannya sama aku. Yang mana aku   notabenenya gak pro soal percintaan-percintaa...











Kadang heran juga ni temen suka kali ya curhat masalah percintaannya sama aku. Yang mana aku  notabenenya gak pro soal percintaan-percintaan gini. Boro-boro pacaran mah temenan aja kagak,ya karna prinsip sendiri dan suatu hal. Ngenes memang.  Kalau aku mah seneng aja sih dengerin curhat mereka dan kalaupun mereka minta masukan ya kuberi dong masukan sebisa, semampu dan sepemahamanku gitu aja kok. Gak bisaa tuh ala-ala mario teguh yang beliau sungguh bijak dalam memberi petuahnya.

Jadi kata si temenku ini , “aku suka banget deh curhat sama kamu. Emang kenapa kataku? Katanya karna kamu itu enak banget orangnya dicurhatin, suka dengerin dan bisa memebri masukan yang pas aja gitu buat aku.katakaku oh... gitu ya”. lama-lama kek begini ku buka praktek juga nih konseling percintaan haha. Emang kadang ni temen lucu juga. Ya kalau curhat ya pastilah didengerin ldan diberi masukan seperlunya. Kalau lempar-lempar argumen mah itu namaya debat.  Ada-ada aja emang ni teman.

Beruhubung beliau selalu curhat, jadilah aku tau semua critanya percintaanya dari A sampai Z gitu deh. Dari yang ditinggal kekasih tercinta untuk semlama-lamanya sampai yang gagal ditengah jalan padahal kedua orang tua sudah tahu sama tahu. Bukan tempe sama tempe ya. lah jadi mikir makanan lagi Hhe. Banyak deh ceritanya. Aku tau si temenku ini, bucin memang orangnya. Menjalin hubungan sudah lama juga sih, sama si doi ini. Itu waktu dulu.  Kalau diterka dari ceritanya temenku ini memang posesif juga orangnya sama si doi. Selalu deh ditanya-tanyain. Kadang si doi  ngeresponnya biasa aja.  kalau ditanya lagi sibuk ya? banyak kerjaan ya?. ya doi cuma bilang gak kok.    Ya gitu, mungkin si temenku ini nganggepnya kenapa sih si doi ini dingin banget akhir-akhir ini. Mungkin... kalau dulu sering gitu chatingan  mereka. Dihadapkan dengan sekarang yang beda 180 derajat berubah. Karna si temenku ini orangnya bucin banget. Jadilah dia kayak insecure gitu sama hubungan mereka . nih hubungan mau dibawa kemana? Boro-boro dibawa kepelaminan kalau kayak gini. Aku tau, si temenku cewek ini dia pengen serius gitu ngejalanin hubungan mungkin karna diiming-imingkan harapan yang nantinya kita akan menikah. Ya, si cewe akan serius dong. Tau kalau ni doi ada niat baik gitu. Kemarin-kemarin ceritanya kedua orang tua mereka sudah tahu sama tau. Dan mengharapkan mereka semoga sukses gitu sampai pernikahan. Tapi ditengah perjalanan ketika si cewe bener dah serius si doi lagi tarik ulur gitu katanya. Aku gak pengen cepet-cepet nikah aku pengen kita jalani aja dulu. Lah kok nih cowo jadi plin-plan lagi.  ya marah dong temenku ini. Karna digituin jadilah dia negatif thinking sama si doi. Mungkin dia gak suka lagi gitu sama aku katanya.  Break lah kisah mereka sampai sini. Pokoknya panjang deh ceritanya sampai si temenku ini patah hati banget sama si doi satu ni.

Singkat cerita entah kenapa sekarang si doi itu balik lagi ngechat si temenku ini. Katanya dia ada itikad nikah tahun ini sama kamu secepat-cepatnya.  Bengong dong temanku ini. Gilak kali ya. di saat hati tak ada ruang lagi untuk si doi ini, kenapa tiba-tiba datang lagi. tiba-tiba ngebet nikah pula. Nekat juga sih nih cowo memang. Kata temenku, dia gak bisa cepat tahun ini nikah,dengan suatu alasan bla-bla. Aku pengennya tahun nanti aja. gak pengen taun ini cepet-cepet nikah. Kalau gak bisa nunggu sampai taun depan, ya sudah gak papa cari aja cewek lain yang mau dinikahin cepet taun ini, Kata temenku.

Kenapa bisa senekat itu nih doi sekarang jadi ngebbet banget. Katanya si doi ini gak ada hubungan dekat sama cewek lain. Ya, gak bisa nikah dong sedangkan dia pernah dekat banget dulu sama temanku ini jadilah balik lagi ngutarkan niatan baik sama si temenku ini. Karna mungkin tuntutan dari kaluarga si doi ni juga  yang pada akhirnya pengen banget  cepet-cepet nikah dan mungkin umur 23 itu menjadi patokan seperti sudah matang banget gitu untuk nikah. Apalagi kalau cowo udah dewasa di umur segitu sulit ngebendung naluri mereka sebagai kaum laki-laki. Bisa-bisa kadang kacau katanya. Jadi makanya pengen nikah cepet.  Kata si temenku kalau aku gak bisa masak, dan masih kekanak-kanakan apa masih bisa nerima . kata doinya, ya belajarlah lebih dewasa lagi kalau sudah menikah nanti.

Oke sampai sini aku menghela nafas dalam- dalam dulu, hufft......

Gimana coba, nih cowo begitu gambalangnya mengutarakan alasan yang menurutku itu seperti bernada kasar sekali. Heyy bambang! Pernikahan bukan hanya perkara ranjang, hidup bersama, seneng ada gandengan kemana-mana. Bukan Cuma gitu aja buanyaaaak lagi perkara-perkara yang harus dipikirkan matang-matang betul. Kan aku greget juga jadinya.

Bisa dikatakan temenku ini sekarang pasrah ajalah ama takdir hidup gitu kalau si doi bener-bener nunggu sampai taun depan berarti jodoh. Semacam terserah gitu deh. Katanya aku gak mau lagi terlalu berharap lebih sama doi itu.

Entahlah gimana ke depannya nanti sejoli ini. Mungkin Pelajaran yang dapat diambil dari kisah ini sudah seharusnya lah gak terlalu berharap dan gak terlalu bucinan. Udah gitu aja.

 



Si Pasif Berujung Menjadi Secret Admirer

Terkadang rasa ini begitu abstrak untuk digambarkan hanya dengan kata-kata aja   akan tetapi, rasa ini butuh dirasakan dan di...







Terkadang rasa ini begitu abstrak untuk digambarkan hanya dengan kata-kata aja  akan tetapi, rasa ini butuh dirasakan dan diselami setiap ada rasa-rasa lain yang muncul kepermukan hati yang rapuh ini  (wadidawwww). Perasaan ini indentik banget sama kaum hawa  ya bisa dibilang kata orang itu “baper” (bawa perasaan) karena ketika si kaum hawa ambyar maka jatohnya pastilah ujung-ujungnya baper. Baper sih boleh-boleh aja asalkan kebaperan kita itu membawa kepada hal yang positif buat kita. contohnya seperti ketika kita melihat seorang anak kecil atau anak muda yang telah selesai menghafalkan quran 30 juz yang di usia mereka yang dini dan masih muda dari kita. Nah kebaperan ini membawa kita kepada perenungan yang positif untuk diri kita. dampak yang ditimbulkan dari kebaperan ini pun positif jadinya yang akhirnya membawa kita untuk semangat lagi untuk giat menghafal dan memurajaah hafalan kita.  tapi ada juga sebagian kaum hawa bapernya itu seputaran tentang kaum adam aja. Baper liat laki-laki ganteng. Baper ketika perlakuan laki-laki itu baik, padahal mah dia memang baik kepada siapapun, atau kadang baper kalau liat orang pacaran yang endingya happy mereka bedua pada nikah. Dan banyak lagi kebaperan-kebaperan yang menerutku itu hanya membuang energi saja. Bukan berarti aku tidak pernah baper ya, pernah juga terjebak dalam kebaperan ini tetapi  syukurnya masih bisa me-rem rasa ini agar stop sudah cukup sampai sini aja. Aku selalu kayak gitu seolah-olah hati ini tu berasa meng-cut perasaan ini tiba-tiba supaya tidak menjadi  ambyar.  

Suatu ketika aku cerita sama temen dekatku, sebut saja dia hana. Ceritalah lah aku sama dia bahwa aku sedang kagum sama seseorang di antah berantah sana dan bla bla bla. Respon pertama yang aku dapat sih sedikit lucu. Si temeku tertawa dong “haha ternyata kau normal juga ya. baru kali ini aku tau ternyata kamu bisa juga ya baper, haha” aku pun jawab “yaiyalah cuy aku normal dong” .  yakali cuy aku disebut kagak normal karena hanya aku tertutup banget dan gak pernah cerita tentang kaum adam sama dia.  masalahnya memang kagak ada cerita sih ya mau gimana diceritakan. Mungkin dia menilai dari situ mungkin aku ini orangnya betulkah normal dia? Mungkin kata dia gitu. 

Jujur sih aku tipe-tipe orang yang menutup diri berteman sama kaum laki-laki, dan juga karena ada sedikit trauma sih.  semakin mendukung  lagi untukku yang tertutup ini masuk sekolah menengah pertama dan dan atas sekolah si tempat yang memang beda dari segi lingkunganya. Perempuan sama laki-laki beda tempat tapi satu komplek. Dan jika istirahat pun masing-masing juga karena seperti itulah peratuaran di sekolah tersebut. Jadi terakhir kali pernah berteman sama kaum hawa itu pas waktu sd. Setelah itu kagak pernah sampai pada masuk di bangku perkuliahan yang notabeninya campur tapi duduknya tetap beda, kaum hawa semuanya sebelah kanan sedangkan kaum adam sebelah kiri dan ada pengabatas penghalangnya, gitu deh. Jadi otomatis bakatku  yang selalu tertutup ini jadi lebih nyaman dan enjoy aja kuliah. Gak kayak kampus-kampus lain pada umumnya  bebas berinteraksi antar kaum adam hawa.  

Maka dari itu aku kurang expert dalam hal-hal yang berbau percintaan. Hmm... bisa dikatakan begitu karena ya itu tadi m ungkin karena ketertutupanku tadi. Ya emang pada dasarnya untuk menutup diri aja dari hawa-hawa itu.

Sampai disuatu waktu aku menganggumi seseorang dan aku benar-benar bingung mengekspersikan kekaguman ku  itu  antara takut jadi baper dan berujung ambyar tinggkat dewa. Karena aku suka baca-baca blog akhirnya dapat rekomendasian dari teman suruh aku baca blog si doi ini yang katanya bagus banget. Setelah pencarian dan menemukan blog si doi , baca-baca dong disitu akhirnya. Entah kenapa aku begitu suka banget pembawaan si doi dalam menulis blognya itu  gaya bahasanya rapi dan seperti ketika kita baca itu kadang bisa terbawa-bawa suasana bisa ikut ketawa-ketawi sendiri itu kadang lucu dan receh kerena Si doi begitu epik  mengupas  dalam penulisannya. Nah yang tambah buaku senang  lagi si beliau itu selalu rutin update post blog baru. Jarangkan ya di zaman sekarang ini ada orang-orang ngeblog lagi kebanyakan pada berputar haluan ke vlog. Dari beberapa blog- blog yang kutemukan hanya beberapa aja yang fokus di perblog-an dan kebanyakan nya para bloogger berubah ke vlog. Jadi lah akun-akun blog mereka sepi, yang membuatku akhirnya malas untuk singgah membaca disana.

Dari tulisan-tulisan itu kadang aku bisa sedikit menarik kesimpulan tetang seseorang ini aka si doi ini. Mungkin sebagian pradugaku bisa benar atau salah. Tapi itulah yang dapat kutarik kesimpulan akhirnya aku benar-benar merasakan kekaguman yang membuncah pada sosok si doi ini. Mungkin ini hanya sebagian kisah tentang kekagumanku sama si doi ini.  padahal perjalanannya panjang banget sampai pada tahap benar-benar aku menggakui diriku benar-benar menjadi seorang pengagum rahasia si doi. Mungkin si doi tidak benar-benar tau kalau aku yang entah berasal dari mana ini menggaguminya. Malu banget dah kayaknya aku kalau ketahuan si doi bahwa aku secret admirernya.